Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemkot Surabaya Kaji Stadion Gelora Bung Tomo Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Pemkot Surabaya Kaji Stadion Gelora Bung Tomo Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. ©2020 Merdeka.com/liputan6.com

Merdeka.com - Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, mengkaji Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) menjadi tempat isolasi pasien Covid-19. Ini sebagai antisipasi menyusul terjadinya kecenderungan kenaikan kasus Covid-19 di Kota Surabaya, Jatim.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, pihaknya masih memikirkan untuk membuat ruang isolasi lapangan, misalnya di Stadion GBT atau tempat lainnya.

"Namun, ini masih terus dikaji oleh jajaran Pemkot Surabaya. Yang pasti, saya dan jajaran Pemkot Surabaya akan berjuang habis-habisan, yang penting warga Surabaya sehat," katanya di Surabaya, Senin (28/6).

Berdasarkan data dari laman lawancovid-19.surabaya.go.id hingga Minggu (27/6) 2021, sebanyak 491 warga terkonfirmasi positif dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit. Jumlah tersebut terus mengalami kenaikan dari hari sebelumnya (26/6) yang baru 451 orang.

Menurutnya, Pemkot Surabaya saat ini telah menambah dua gedung isolasi di Asrama Haji dengan kapasitas sekitar 160-200 orang. Ia berharap orang tanpa gelaja (OTG) seperti tidak sesak nafas dan tidak ada keluhan lainnya, bisa dirawat di Asrama Haji, sehingga yang dirawat di rumah sakit adalah mereka-mereka yang memang benar-benar membutuhkan.

Eri menambahkan, warga Surabaya harus tahu bahwa orang yang dirawat dan isolasi di Asrama Haji sudah sangat banyak, dan sampai Minggu (26/6) ini pukul 13.00 WIB, jumlah total yang ada di Asrama Haji sudah mencapai 480 orang.

Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti sebelumnya mengatakan pihaknya mendorong pemkot menambah ketersediaan tempat tidur di sejumlah rumah sakit menyusul melonjaknya kasus Covid-19 di Surabaya.

"Saya menerima banyak tanggapan maupun pertanyaan dari warga seputar kebutuhan isolasi perawatan Covid-19 di rumah sakit," ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Menurutnya, upaya yang telah ada perlu diperkuat dan ditingkatkan lagi agar ketika ada warga terpapar bisa segera ditangani dan terbantu untuk mendapatkan ruang isolasi sebagaimana kebutuhannya.

"Jika kasus terus melonjak sementara bed occupation rate (BOR) meningkat, saya mendorong pemkot untuk segera menambah ketersediaan tempat tidur RS dengan alat kesehatan agar dibantu pemkot jangan sampai warga terpapar dengan gejala berat tidak terlayani secara medis," tutup Reni.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP