LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kisah Reni si wanita pencuri sering tilep ponsel hingga sendal jepit

Berakhir sudah perbuatan tidak terpuji selama ini dilakukan Reni (19). Polisi menangkapnya lantaran kerap mencuri di sejumlah rumah warga Pekanbaru sebanyak 10 kali. Bahkan barang curiannya berupa sendal jepit, pakaian di jemuran, laptop, tas hingga handphone dan barang harian lainnya.

2016-12-14 05:02:00
Pencurian
Advertisement

Berakhir sudah perbuatan tidak terpuji selama ini dilakukan Reni (19). Polisi menangkapnya lantaran kerap mencuri di sejumlah rumah warga Pekanbaru sebanyak 10 kali. Bahkan barang curiannya berupa sendal jepit, pakaian di jemuran, laptop, tas hingga handphone dan barang harian lainnya.

"Tersangka ini mencuri handphone seharga Rp 5 juta dan barang lain untuk kebutuhan sehari-harinya. Ada juga sendal jepit dan pakaian yang dicurinya itu," ujar Kapolsek Rumbai Pesisir Kompol Robinson Saragih saat dikonfirmasi merdeka.com Selasa (13/12).

Dari sepuluh kali aksi pencurian dilakukan Reni, membuat resah para ibu rumah tangga, guru, anak indekos sampai penjual roti juga menjadi korbannya. Sebab, dia sering melakukan pencurian dalam jumlah kecil sehingga korbannya jarang melapor ke polisi.

"Terakhir dia mencuri handphone, lalu korbannya melapor. Masyarakat juga ada yang bilang sering mengalami kehilangan sendal dan pakaian. Setelah kita tangkap, tersangka ini mengakui perbuatannya mencuri di beberapa tempat itu," kata Robinson.

Korban terakhir dari aksi Reni adalah seorang ibu rumah tangga yang kehilangan satu unit handphone seharga Rp 5 juta dan sendal jepit. Polisi pun menangkap lalu menahan Reni ke Mapolsek Rumbai Pesisir untuk diproses.

"Orangtua kandungnya tidak peduli lagi kepadanya, jadi dia punya orangtua angkat. Nah, orangtua angkatnya ini datang ke kita, kesal juga karena banyak warga yang mengadu dia sering mencuri barang harian warga," ucap Robinson.

Menurut Robinson, Reni juga pernah hampir ditangkap pada bulan Oktober 2016 lalu tersangka hampir diringkus. Saat itu, Reni mencuri tas berisi laptop milik seorang guru di salah satu Sekolah Menengah Pertama di kota Pekanbaru.

Namun, Reni berhasil kabur dan membuang hasil curiannya ke dalam parit karena ketahuan dan nyaris ditangkap para guru dan warga. Selain itu, laptop milik pedagang sari roti juga pernah ia curi serta uang milik pedagang lontong juga tak luput dari aksi pencuriannya.

"Perbuatan dia sudah sangat meresahkan warga, tidak hanya di kecamatan Rumbai Pesisir saja. Tapi di daerah lain juga. Tempat tinggalnya berpindah-pindah, kadang tidur di pasar hingga akhirnya ditangkap petugas," kata Robinson.

Baca juga:
Maling ayam ini ditelanjangi dan diikat di tiang listrik
Ketahuan curi tabung gas 3 Kg, Willy dan Egi babak belur
Ingin foya-foya, pelajar di Kampar curi emas milik teman kosnya
Bukannya mendidik, ayah ini malah ajari anaknya curi mainan di toko
Pencuri di desa China dihukum masuk ke tempat pembuangan
18 Kali curi motor, Rahman akhirnya ditangkap di atas Bentor

Advertisement
(mdk/ang)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.