Kisah penyiar radio dilempar sendal jepit
Kesan buruk itu dialaminya saat mengawali karir sebagai penyiar di Oz Radio Bandung, Jawa Barat, pada 1999 silam.
Presenter Choky Sitohang mengisahkan pengalaman karirnya saat baru merambah dunia Broadcasting. Choky mengaku pernah mengalami pengalaman buruk ketika menjadi seorang penyiar radio.
Kesan buruk itu dialaminya saat mengawali karir sebagai penyiar di Oz Radio Bandung, Jawa Barat, pada 1999 silam. Saat siaran dirinya pernah dilempar sendal jepit oleh rekannya.
"Pernah saya ngerasa udah bagus dan benar dalam proses siaran saya tapi ketika buka Handphone dan dengerin musik di studio tiba-tiba ada yang ngelempar sandal dan marah-marah. Mana suaranya?!" kenang Choky menirukan suara rekannya tersebut.
Choky sempat naik pitam atas teguran yang dilakukan dengan cara demikian. Namun setelah dia selidiki ternyata yang dilakukannya saat siaran tersebut memang ada salah.
"Ternyata saya salah naikin track. Yang saya naikin bukan track untuk on air tapi track untuk studio. Jadi on air itu blank nggak ada suara. Selama kurang lebih 30 detik itu radio hening," kata Choky.
Ia pun akhirnya segera memperbaiki kesalahannya tersebut. "Jadi bayangin orang lagi dengerin radio tiba-tiba sunyi. Terus ada suara yang langsung," kenangnya Choky seraya menggelengkan kepala saat peluncuran buku Turn On The Radio di Beezy Cafe, Jalan Wijaya Timur I Nomor 11A, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (19/3).
Bukan cuma dilempar sendal jepit, kesalahannya tersebut juga berujung cacian yang diterimanya. Dalam posisi saat itu Choky mengaku sempat putus asa sebagai penyiar radio.
"Saat itu saya jadi mikir. 'Sebenernya saya cocok nggak sih di radio," ucapnya.
Namun tiap kali berpiki seperti itu, Choky merasa ada kekuatan tersendiri dari hati kecilnya agar tak menyerah. Sejak saat itulah dirinya berusaha menikmati siaran hingga usaha yang dilakukannya tersebut diraihnya sampai saat ini.
"Kalau salah sekali saya berusaha berhasil tiga kali. Nggak worth it kalau salah sekali terus saya mundur. Saya memandang kesalahan saya untuk melangkah tiga kali lebih banyak berusaha lebih keras," kata Pendiri Choky Sitohang Speaking Incorporation (ChoSSI) ini.
Baca juga:
5 orang ini sukses dari penyiar radio
Penyiar Oz Radio ini dipungut mantu presiden
Kenapa radio masih bisa bertahan di zaman internet
Tak serius dikelola, 16 radio di Jateng ditegur KPI
Kelas Penyiar Indonesia adakan Broadcasting Festival 2014
KPID Riau desak Radio Kampar ditutup karena tak berizin