LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kisah lucu Sultan Yogya mau tabrak kakek Menteri Anies Baswedan

Sri Sultan Hamengku Buwono X dapat pujian luar biasa. Dia ikut minggir bersama masyarakat lain saat Jokowi lewat.

2014-12-12 12:15:00
Sri Sultan Hamengkubuwono X
Advertisement

Sri Sultan Hamengkubuwono X dapat pujian luar biasa di sosial media. Dia ikut minggir bersama masyarakat lain dan memberikan jalan saat rombongan Presiden Jokowi melintas di Yogyakarta.

Sultan pun menolak ikut dalam rombongan yang dikawal voorijder. Dia memilih menyusul di belakang.

Sikap Hamengkubuwono X ini rupanya menurun dari ayahnya, Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Rupanya sudah sejak dulu para Sultan Yogya ini tak mau diistimewakan.

Sultan Hamengkubuwono IX dikenal jarang mau disopiri. Raja Jawa yang sangat dihormati oleh rakyatnya ini sering blusukan keliling daerah naik mobil jeep.

Kadang Sultan pun senang mencandai orang-orang lain. Salah satu yang pernah dikerjai adalah AR Baswedan, kakek dari Mendikbud Anies Baswedan.

Kisah ini dituliskan AR Baswedan dalam buku Tahta Untuk Rakyat yang diterbitkan PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta tahun 2011.

Ceritanya saat itu sekitar tahun 1960. AR Baswedan sedang bertamu ke Kepatihan. Tiba-tiba ada mobil melaju cepat dan mengerem mendadak hingga remnya berdecit. AR Baswedan yang dipepet pun melompat kaget.

Sontak dia bersiap-siap hendak memaki-maki sang sopir itu. Namun rupanya si sopir sudah lebih dulu membuka kaca mobil. Rupanya Sultan Hamengku Buwono IX ngopir sendiri ke kantor.

"Apa kabar saudara Baswedan? Kaget ya?" sapa Sultan sambil tertawa.

Belum hilang kekagetan AR Baswedan, Sultan segera turun dan menyalami diplomat tersebut.

Saat sedang mengobrol, datang seorang pembantu Sultan hendak memakirkan mobil yang berada di depan gerbang itu. Namun Sultan menolaknya. Dia memakirkan mobilnya sendiri.

"Memang begitulah Sri Sultan itu, mobil disetir sendiri, parkirnya pun sendiri. Sikap demokratisnya sangat menonjol," puji Baswedan.

Kekaguman Baswedan makin bertambah saat tahu Sultan gemar makan di pinggir jalan bersama rakyat. Sultan pun tak sungkan minum kopi dan makan pisang goreng bersama Baswedan di warung kecil yang sangat sederhana.

"Saya membayangkan apa yang akan dilakukan si tukang warung itu jika ia tahu bahwa orang yang bermantel biru tua yang diladeninya adalah Sri Sultan yang terkenal itu!" kata Baswedan.

Baca juga:
Kaos kaki berlubang, cermin kesederhanaan Sultan HB IX
Kisah Sultan HB IX buat pingsan pedagang beras
Kisah Sultan HB IX ditilang Brigadir Royadin
Moncong tank bukan ancaman bagi Sultan Hamengku Buwono IX
Sultan Hamengku Buwono IX otak Serangan Umum 1 Maret

(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.