Kisah kreatif warga Cirebon manfaatkan pelepah pisang jadi lukisan
Untuk membuat lukisan tersebut, Endra hanya membutuhkan pelepah pisang, triplek dan lem. Caranya pun cukup mudah. Pertama, pelepah pisang dikupas menjadi lembaran-lembaran, selanjutnya, dipotong-potong sesuai kebutuhan.
Seorang warga asal Kelurahan Kaliwadas, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Endra, memiliki ide yang kreatif. Sebab, dia memanfaatkan pelepah pisang untuk dijadikan sebuah lukisan yang memiliki nilai jual tinggi.
"Awalnya saya ingin memberikan sesuatu kepada kekasih dan ingin berbeda dari yang lain, maka saya coba-coba melukis dengan pelepah pisang dan kekasih saya suka sama hasilnya," kata Endra di Cirebon, Selasa (21/2), dilansir Antara.
Untuk membuat lukisan tersebut, dirinya hanya membutuhkan pelepah pisang, triplek dan lem. Caranya pun cukup mudah. Pertama, pelepah pisang dikupas menjadi lembaran-lembaran, selanjutnya, dipotong-potong sesuai kebutuhan.
Proses ini membutuhkan ketelitian dan kejelian dalam hal memilah warna dan ukuran, sebab akan menentukan hasil akhir lukisan itu sendiri.
"Dibutuhkan ketelitian karena merangkai berdasarkan kontur warna di pelepah pisangnya dan langkah terakhir tinggal dipernis saja," katanya.
Endra menuturkan lukisannya sudah dikenal sebagian masyarakat di Cirebon, bahkan dia kerap menerima pesanan dari Garut, Ciamis dan Bekasi.
Pihaknya juga memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan hasil karyanya tersebut. Lukisannya dihargai dari mulai Rp 200 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung pada ukuran dan tingkat kesulitan membuat lukisan tersebut.
"Saya berharap, lukisan saya bisa lebih dikenal masyarakat dan juga bisa go internasional, ke depan saya bercita-cita membuat pameran lukisan saya sendiri," katanya.
Baca juga:
Potret persahabatan sejati si Buta dan si Lumpuh yang bikin haru
Inovasi plastik dari singkong di Bali yang mendunia
Kisah petani China belajar hukum demi tuntut pabrik pencemar lahan
Perkenalkan Alla, ahli bedah plastik tertua di dunia
Modal Rp 5 juta, Ali sehari dapat Rp 300 juta
Bos rongsok, tajir tapi dicap fakir