LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kini, warga Kampung Laut tak lagi rogoh Rp 100 ribu demi air bersih

Kini, warga Kampung Laut tak lagi rogoh Rp 100 ribu demi air bersih. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) telah membuat proyek sistem penyediaan air minum dan sanitasi di Desa Ujung Alang Kecamatan Kampung Laut.

2016-11-08 11:30:44
Krisis Air Bersih
Advertisement

Persoalan air bersih yang terjadi di kawasan Kecamatan Kampung Laut Cilacap Jawa Tengah terus mengancam sekitar 300 keluarga yang berada di wilayah tersebut.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) membuat proyek sistem penyediaan air minum dan sanitasi di Desa Ujung Alang Kecamatan Kampung Laut.

Camat Kampung Laut, Nurindra Wahyu mengemukakan, meski secara geografis dikelilingi air, persoalan yang dihadapi warga Kampung Laut adalah tidak adanya air tanah.

"Kesulitan kita di Kampung Laut itu soal air tawar. Walau dikelilingi air, tetapi warga Kampung Laut kesulitan mendapatkannya. Minimal dengan adanya proyek tersebut akan mendekatkan masyarakat untuk mendapatkan air tawar," katanya, Selasa (8/11).

Nurindra mengemukakan, penyaluran air dalam sistem penyediaan air minum dan sanitasi tersebut dilakukan dengan membuat saluran air bawah laut yang kemudian ditampung dalam instalasi yang berada di Desa Ujungalang Kecamatan Kampung Laut.

"Air yang dipakai berasal dari sumber air yang berada di kawasan Pulau Nusakambangan. Kemudian, air dialirkan melalui saluran bawah laut sejauh sekitar dua kilometer," ucapnya.

Dikatakan Nurindra, untuk mendapatkan air bersih, warga Kampung Laut harus merogoh uang minimal Rp 100 ribu di sumber air terdekat saat musim kemarau. Ia melanjutkan, sebagian besar warga bertahan untuk mencukupi kebutuhan air bersih dari air hujan.

"Saat kemarau, warga terpaksa mengambil air bersih ke sejumlah mata air di Pulau Nusakambangan dengan menggunakan perahu," ujarnya.

Lebih lanjut Nurindra mengemukakan, selain bersumber pada mata air di Pulau Nusakambangan, instalasi air bersih tersebut juga menampung air hujan. Salah satu alat lain dalam instalasi ini merupakan alat purifier yang berfungsi menjernihkan air.

"Direncanakan juga, bisa menjadikan air payau atau laut supaya bisa digunakan untuk keperluan Mandi Cuci Kakus (MCK) warga. Dan ini nantinya, diusahakan agar bisa dikelola melalui BUMDes," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Libang Jalan dan Jembatan Kemen PUPR, Herry Vaza mengemukakan, proyek pembangunan di wilayah Kampung Laut merupakan salah satu komitmen pemerintah untuk membangun pulau terluar.

"Kebetulan, Cilacap memiliki pulau terluar. Sehingga saat ini sedang dibangun beberapa proyek seperti jembatan apung, sistem penyediaan air bersih minum dan sanitasi serta Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) yang sedang dalam tahap pembangunan," ujarnya.

Baca juga:
5 Hari air bersih disetop untuk ratusan ribu rumah di Cikarang
5 Hari pasokan air bersih di ratusan ribu rumah di Cikarang terhenti
Krisis air bersih landa Tepi Barat
24 Desa di Bondowoso rawan krisis air bersih saat musim kemarau
El Nino bikin sungai di Brasil ini hampir kering
Korban banjir di Padang butuh air bersih & makanan untuk buka puasa
Darmin: Perjanjian proyek SPAM Umbulan dilakukan Oktober 2016

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.