LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kiat Liburan Sehat di Tengah Pandemi

Tri mengingatkan masyarakat untuk memastikan diri sehat sebelum berlibur.

2020-10-21 17:38:35
Covid-19
Advertisement

Ketua Departemen Epidemiolog Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono membagikan kiat liburan sehat di tengah Pandemi Covid-19. Yakni, menikmati waktu libur panjang namun tetap terhindar dari bahaya penularan virus Sars-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19.

Masyarakat diminta menghindari zona merah dan oranye Covid-19 serta tidak disarankan menghabiskan liburan dengan berenang di pantai.

Sebab, saat berenang protokol kesehatan sudah barang tentu tak bisa diterapkan. Salah satunya memakai masker. Padahal, masker sangat penting untuk melindungi diri dari Covid-19.

Advertisement

"Kalau kita tahu di pantai berisiko (terpapar Covid-19), jaga jarak, jangan berenang," ujarnya dalam diskusi virtual, Rabu (21/10).

Ia mengambil contoh wisatawan yang hendak berlibur ke Pulau Dewata. Provinsi Bali sendiri masih berstatus wilayah zona oranye atau berisiko sedang terhadap Covid-19.

Selama berada di Bali, seseorang tersebut boleh mengunjungi pantai. Namun, tak boleh berenang di pantai. Selama di pantai, harus tetap menjaga jarak dan menggunakan masker.

Advertisement

"Kalau di pantai bisa jaga jarak dengan baik," ucapnya.

Tri mengingatkan, sebelum berlibur ke suatu tempat, masyarakat harus melakukan pemetaan terlebih dahulu. Selain memetakan zonasi, masyarakat harus memastikan tempat yang dikunjungi bukan ruangan tertutup.

"Kalau di ruang tertutup tidak ada sinar matahari dan angin. Sementara angin sangat perlu untuk membunuh virus. Kalau tidak ada sinar matahari probabilitas penularannya tinggi," kata dia.

Tak hanya itu, Tri mengingatkan masyarakat untuk memastikan diri sehat sebelum berlibur. Jika berlibur dalam kondisi sakit maka akan berisiko terpapar Covid-19.

"Yakinkan diri Anda sehat sebelum bepergian," tegasnya.

Kemudian, jika terpaksa jika terpaksa bepergian ke lokasi berzona merah atau oranye, maka sangat disarankan mengenakan face shield.

"Kalau mau ke daerah zona merah atau oranye sebaiknya hindari karena mau apa pun kita punya risiko tinggi untuk tertular Covid-19," ujarnya.

Serta tetap diwajibkan menggunakan masker, menjaga jarak minimal satu setengah meter dan mencuci tangan pakai sabun di air mengalir.

"Kalau bisa ditambah pakai face shield," sambungnya.

Tri mengatakan, lokasi yang paling aman untuk dikunjungi masyarakat saat liburan panjang adalah zona hijau Covid-19. Zona hijau menunjukkan, wilayah tersebut tidak memiliki kasus Covid-19.

Tak hanya zona hijau, zona kuning Covid-19 juga diperbolehkan. Tatapi dengan catatan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Kalau mau isi liburan dengan kumpul bersama keluarga, bersama teman, patuhi protokol kesehatan. Jadi kalau itu dipenuhi insya Allah liburan kita sehat," katanya.

Baca juga:
Epidemiolog: Jangan Berenang saat Liburan Agar Tidak Terpapar Covid-19
Ketua Satgas Covid-19: Cuti Kali Ini Jangan Sampai Timbulkan Masalah Baru
Jelang Libur Panjang, Epidemiolog Ingatkan Masyarakat Hindari Zona Merah Covid-19
VIDEO: Waspada Lonjakan Kasus, Doni Monardo Minta Warga Berlibur Tanpa Berkerumun
Ganjar Pranowo Imbau Warga Tak Mudik saat Libur Panjang Akhir Oktober

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.