LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Khofifah belajar dari Asian Games: Tanggalkan politik identitas demi Indonesia

"Dari Sabang sampai Merauke, dari Mianggas sampai Rote kompak berteriak Indonesia," jelas

2018-09-03 19:00:00
Khofifah Indar Parawansa
Advertisement

Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh rakyat Indonesia, Jawa Timur khususnya, belajar dari atlet yang berlaga dalam Asian Games 2018. Mereka menanggalkan semua perbedaan demi Indonesia.

Mantan Menteri Sosial yang mengaku terus memantau selama event olahraga bergengsi di Asia itu hingga penutupan, Minggu (2/9) malam, melihat ada banyak pelajaran yang bisa dipetik dalam kompetisi akbar tersebut.

Di sepanjang Asian Games berlangsung, kata Khofifah, tidak ada sentimen SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar-golongan). "Semua anak bangsa sepakat menanggalkan politik identitas," tegas Khofifah di Surabaya, Senin (3/9).

Advertisement

Menurut ketua umum PP Muslimat NU ini, bicara kebhinekaan dan ke-Indonesiaan jauh lebih penting daripada sekadar ribut soal perbedaan pilihan politik, terlebih jelang Pemilu 2019.

"Dari Sabang sampai Merauke, dari Mianggas sampai Rote kompak berteriak Indonesia," jelas dia.

Untuk itu, Khofifah juga meminta dan mengajak warganet tidak lagi saling menghujat sesama anak bangsa. "Setop saling menghujat! Mari berlomba berbuat lebih produktif untuk bangsa," pintanya.

Advertisement

"Asian Games menjadi ajang untuk menunjukkan pada dunia soal identitas bangsa yang bangga bersatu dalam perbedaan," tambah dia.

Khofifah mengaku bangga dan menyampaikan terima kasih untuk semua atlet yang telah berjuang, memeras keringat, sehingga mampu menyumbang 98 medali (31 emas, 24 perak dan 43 perunggu), serta menempatkan Indonesia di peringkat keempat.

"Kalian sukses mengangkat harga diri dan martabat bangsa di mata dunia. Prestasi ini menambah lengkap kesuksesan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018," tandasnya.

Baca juga:
Menpora: Meski jadi PNS, atlet tetap bekerja di pelatnas
Pemerintah mulai menghitung keuntungan dari Asian Games 2018
Perluasan sistem ganjil genap diperpanjang hingga 13 Oktober 2018
Ini yang disampaikan pesilat Hanifan saat peluk Prabowo dan Jokowi
Dapat Rp 1,5 M, atlet Pencak Silat Hanifan Yudani akan berzakat & hajikan orang tua
Wapres JK senang Asian Games meredakan tensi politik di masyarakat

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.