LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ketum IMI: Konvoi Moge di Yogya sudah izin dan sesuai prosedur

Nanan menceritakan, izin prosedur telah disampaikan jauh-hauh hari kepada Polda DIY.

2015-08-16 19:27:00
Konvoi Moge Arogan
Advertisement

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Komjen Pol (Purn) Nanan Sukarna angkat bicara mengenai kegiatan konvoi pengendara Harley Davidson di Yogyakarta yang sempat diwarnai kritik warga. Menurut Nanan, konvoi di Yogyakarta sudah mengantongi izin dan prosedur yang benar.

"Kita minta Kepolisian untuk bisa mengawal kita jangan sampai lebih memperparah ribuan motor kemana-mana. Kita sudah izin Polda DIY, Jawa Tengah dan Mabes Polri, jauh-jauh hari sudah dilakukan izinnya," kata Nanan di Restoran Sarikuring, Jakarta, Minggu (16/8).

Nanan yang juga mantan Wakil Kepala Polri itu menjelaskan, bukan hanya motor gede saja yang dikawal polisi. Even-even konvoi mobil, motor biasa dan ambulans bila minta pengawalan polisi juga barang tentu akan didahulukan.

"Makanya, kita minta Kepolisian untuk ngawal, ribuan motor akan konvoi, enggak hanya moge, kalau mobil konvoi, ambulans dikawal polisi, pasti didahulukan. Itu konteksnya," jelasnya.

Nanan menceritakan, izin prosedur telah disampaikan jauh-hauh hari kepada Polda DIY. Bahkan dalam acara ini, pihaknya juga meminta kesediaan Kapolda DIY untuk melepas iring-iringan.

"Iya, jadi kita menyerahkan sepenuhnya kepada Kapolda, lampu merah berhenti, tak mungkin bapak ini ribuan," kata Nanan menceritakan perkataan Kapolda DIY.

"Kita sepenuhnya menyerahkan kepada Kepolisian. Kita sudah sama, start Kapolda yang melepas, kita ancam kita pelopor tertib lalu lintas, kita ikuti Kapolda. Kita suarakan komitmen tertib lalu lintas, kalau sudah sama, baru dilepas," tutupnya.

Diketahui sebelumnya, rombongan Motor gede (Moge) menggelar konvoi di Kota Yogyakarta dan dikawal polisi. Namun sayang aksi mereka dinodai dengan pelanggaran lalu lintas. Para pengendara Moge ini menerobos lampu merah perempatan Ring Road Condongcatur, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (15/8) sore.

Tak terima dengan aksi membahayakan itu, seorang pengendara sepeda menghadang rombongan konvoi Moge itu. Dia adalah Elanto Wijoyono. Elanto nekat menghadang dengan sepeda gowesnya saat para rombongan Moge itu melanggar lalu lintas.

Aksi yang dilakukan oleh Elanto Wijoyono menjadi perhatian di media sosial setelah diunggah oleh salah seorang netizen. Aksi Elanto ini rupanya sudah direncanakan. Dia dan temannya, Andika sudah bersepakat untuk mencegat aksi Moge yang menerobos lampu lalu lintas.

Kepada merdeka.com, Andika mengatakan aksi mereka tersebut dilakukan karena mulai Jumat (14/8) sudah banyak Moge yang seliweran di Yogyakarta dengan tidak tertib lalu lintas.

"Kenapa kami melakukan ini? Karena tidak bisa dibiarkan, ini ada pelanggaran. Melanggar lalu lintas, bisa membahayakan pengguna jalan lainnya," katanya saat ditemui di perempatan Condongcatur.

Baca juga:
Penghadang moge: Yogya tetap hidup tanpa event motor besar
Di AS, sudah biasa polisi tangkap pengendara moge nakal saat touring
Panitia akui ada Biker Moge senggol mobil warga Yogya lalu kabur
Peserta JBR langgar lalu lintas, Dinas Pariwista DIY yang minta maaf
Lihat Videonya: Elanto marahi Harley & polisi yang mengawalnya

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.