Ketua KPU: Warga Lapas dan Rutan justru antusias mencoblos
Kalau ada penghuni Lapas dan Rutan belum memilih, justru dipanggil atau didatangi.
Ketua Komisi Pemilihan Umum, Arief Budiman, menilai warga binaan di tingkat di lembaga pemasyarakatan (Lapas) atau rumah tahanan (Rutan) justru antusias mengikuti pemungutan suara, pada Pilkada DKI Jakarta. Malah jika ada napi atau tahanan belum memilih, justru didatangi supaya menggunakan haknya.
"Selama ini, umumnya partisipasi pemilih di lapas atau rutan itu 100 persen. Alasannya, wilayahnya kecil dan para pemilih mudah diidentifikasi oleh petugas," ujar Arief di TPS 95, Lapas Wanita Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (19/4).
Meski begitu, Arief merasa tidak masalah jika ada penghuni rutan atau lapas enggan menggunakan hak pilihnya. Sebab hal itu juga hak.
"Tapi, kita selalu menganjurkan agar menggunakan hak pilih sebagai hak konstitusionalnya," tutupnya.
Baca juga:
Usai mencoblos, tahanan KPK acungkan 3 jari
Sanusi & Choel Mallarangeng pamer 3 jari usai mencoblos di rutan KPK
Tim Pemenangan Basuki-Djarot duga terjadi banyak pelanggaran di TPS
Disinggung jika menang atau kalah, Anies bicara takdir
Di TPS tempat Ahok menang 100 persen, warga kembali antusias memilih