Ketua KPK akui ada operasi penangkapan di Kendari
Ketua KPK akui ada operasi penangkapan di Kendari. Namun Agus tak menjelaskan siapa saja yang diamankan KPK. Termasuk barang bukti apa saja yang diamankan dalam kegiatan tersebut.
Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra dan mantan Wali Kota Kendari dua periode, Asrun dikabarkan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini Adriatma sedang diperiksa di Mapolda Sulawesi Tenggara.
Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan ada operasi KPK di Kendari. "Betul sedang ada kegiatan penyelidikan di wilayah Sulawesi Tenggara (Kendari)," ujarnya dihubungi merdeka.com, Rabu (28/2).
Namun Agus tak menjelaskan siapa saja yang diamankan KPK. Termasuk barang bukti apa saja yang diamankan dalam kegiatan tersebut.
Informasi mengenai diamankannya Wali Kota Kendari disampaikan Kabid Humas Polda Sultra AKBP Sunarto di Kendari. "Benar, ada Wali Kota Kendari dan AS serta beberapa orang lainnya, mereka sementara diperiksa," ungkapnya.
Kepastian ini disampaikan Sunarto setelah mengecek langsung di ruangan pemeriksaan, lantai dua Polda Sultra. Ia mengatakan Polda hanya memberikan fasilitas dan mendukung kegiatan KPK.
Selebihnya, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada KPK untuk menyelesaikan pemeriksaan.
"Terkait motif atau alasan, silakan tanya ke KPK," ujar Sunarto.
Baca juga:
Bupati Subang usai menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK
Ditangkap KPK, Bupati Subang merasa dijebak
Selain Wali Kota Kendari dan ayahnya, KPK juga periksa sejumlah orang
Wali Kota Kendari dan Cagub Sultra kena OTT KPK, ini tanggapan PAN
Dikabarkan ditangkap KPK, Wali Kota Kendari diperiksa di Mapolda Sultra