Ditangkap KPK, Bupati Subang merasa dijebak
Merdeka.com - Bupati Subang, Imas Aryumningsih mengaku dijebak saat terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu. Imas diamankan di rumah dinasnya di Kabupaten Subang oleh tim penyidik KPK pada Selasa (13/2) karena diduga menerima suap terkait proses pengurusan izin pembangunan pabrik.
"Iya (merasa dijebak)," kata Imas usai diperiksa sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (28/2).
Dalam kasus ini, Imas diduga menerima suap dari dua perusahaan terkait pengurusan izin sebesar Rp 1,4 miliar. Diduga pemberian suap dilakukan untuk mendapatkan izin prinsip untuk pembangunan pabrik atau tempat usaha di Kabupaten Subang.
Sebagian uang yang diterima diduga juga dimanfaatkan untuk kepentingan kampanye bupati dalam pencalonannya sebagai Cabup Subang dalam Pilkada serentak 2018. Selain uang, Imas juga diduga menerima fasilitas terkait pencalonannya berupa pemasangan baliho dan sewa kendaraan yaitu mobil Toyota Alphard untuk kebutuhan kampanye.
Ditanya lebih lanjut terkait sosok yang menjebak dan dugaan terkait pencalonannya sebagai Calon Bupati Subang, Imas enggan menanggapi. "Enggak tahu (dijebak) sama siapa," ujarnya seraya memasuki mobil tahanan.
Hari ini Imas diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Asep Santika. Asep adalah Kepala Bidang Perizinan Badan Penanaman Modal dan Perizinan Kabupaten Subang.
Selain Imas, KPK hari ini juga menjadwalkan pemeriksaan dua orang saksi lainnya untuk kasus suap di Kabupaten Subang. Tiga saksi tersebut yaitu Asep Santika dan Miftahudin (pengusaha) yang diperiksa untuk tersangka Data yang berasal dari pihak swasta.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya