LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ketua Komnas HAM mangkir, korban tragedi 65/66 kecewa

Berita Indonesia cepat, aktual, serius, unik, dan baru: "Kami minta keadilan. Kita sudah tua kami tidak minta uang. Kami minta hak kami!" teriak salah satu korban 65/66.

2012-05-08 21:09:03
Komnas ham
Advertisement

Dipegang kuat-kuat poster tuntutannya. Napasnya tertahan dan dadanya naik turun. Bapak tua itu berteriak geram.

"Kami minta keadilan. Kita sudah tua kami tidak minta uang. Kami minta hak kami!" teriaknya.

Kekecewaannya memuncak saat diberitahu pimpinan sidang mangkir dari paripurna Komnas HAM tentang penyelesaian tragedi 65/66.

Bapak tua bernama Zubaidi Hasan ini pantas kecewa karena sudah jauh-jauh datang tapi paripurna yang seyogyanya memutuskan masa depan dia dan keluarganya, harus ditunda lagi hingga 4,5,6 Juni mendatang.

Kekecewaan dan rasa marah korban tragedi 66/65 bersama Kontras segera diredam oleh beberapa petinggi komnas Ham lain. Mereka mengatakan sang ketua Ifdhal Kasim serta Ridha Saleh tidak hadir karena undangan mendadak.

"Pak Ifdal bersama Ridha Saleh tidak hadir karena ada undangan mendadak dari Dubes di Kuala Lumpur tentang TKI yang konon organnya dicuri" ujar Yosef Adi Prasetyo selaku wakil ketua Komnas HAM dan anggota tim penyidik.

Buntut dari ketidakhadiran ketua membuat sidang paripurna yang sebenarnya sudah memenuhi kuorum ditunda hingga 5,6,7 Juni mendatang. Para petinggi ini beralasan tidak mau keputusannya tidak menyeluruh.

"Ada usulan pak ketua harus tetap hadir kalau utuh jadi keputusan bersama. sehingga diusulkan kalau begitu harus ada rapat khusus, Ditetapkan 4,5,6 Juni." Imbuhnya lagi.

Yosef atau yang akrab disapa Stanley ini berjanji akan mengunci rapat tersebut sehingga dipastikan semua pimpinan akan hadir. Jikalau memang ketua ataupun anggota lainnya mangkir maka keputusan tetap akan diambil.

"Tidak ada alasan apapun tidak hadir, akan diputuskan di tgl 4,5,6 Juni," terang Kabul Supriyadi, salah satu anggota tim penyelidik Komnas HAM.(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.