Ketua IDI Harap Masyarakat Tak Pilih-Pilih Vaksin: Semua Punya Target Sama
Menurut dia, setiap vaksin memang dibuat dibuat dengan platform yang berbeda-beda. Namun, memiliki tujuan yang sama, yakni pada pembentukan antibodi.
Ketua Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Mohammad Adib Khumaidi meminta masyarakat agar tidak usah memilih-milih vaksin. Dalam arti hanya mau menerima vaksin merek tertentu dan menolak merek lain.
"Saya kira masyarakat tidak perlu, 'saya mau (vaksin) A, saya tidak mau (vaksin) B'. Tidak perlu seperti itu," ujar dia, dalam diskusi virtual, Selasa (13/7).
Menurut dia, setiap vaksin memang dibuat dibuat dengan platform yang berbeda-beda. Namun, memiliki tujuan yang sama, yakni pada pembentukan antibodi.
"Targetnya sama. Semuanya akan membentuk antibodi secara individu. Itu akhirnya dengan target supaya kekebalan komunitas kita bisa tercapai," jelas Adib.
Dia pun menyampaikan bahwa setiap petugas kesehatan yang terlibat dalam vaksinasi sudah diminta untuk memantau KIPI setiap penerima vaksin. Sehingga dapat segera menanggapi dan mengatasi keluhan yang muncul.
"Yang jelas semua petugas kesehatan sudah diberi pemberitahuan bahwa tetap mengontrol yang namanya KIPI (Kejadian Ikutan Paska Imunisasi) sehingga kalau ada keluhan paska suntikan bisa segera melaporkan ke tempat dimana mendapatkan vaksin," tandas dia.
Baca juga:
Pembeli Vaksin Berbayar Seharusnya Pengusaha atau Pejabat untuk Dibagikan ke Rakyat
Fitur Cari Lokasi Layanan Vaksinasi Covid19.go.id Jangkau Wilayah Jawa-Bali
Kepolisian Brasil Selidiki Presiden Jair Bolsonaro Terkait Dugaan Korupsi Vaksin
Tolak Anaknya Divaksinasi Covid-19, Orang Tua Takut Berdampak Buruk
Kapolri dan Panglima TNI Tinjau Vaksinasi Covid-19 Ponpes dan Universitas di Jakarta
BPOM Beri Sinyal Terbitkan Izin Penggunaan Darurat Vaksin Pfizer