Ketua DPR sarankan Sukmawati minta maaf soal puisi 'Ibu Indonesia'
Politikus Golkar itu meyakini puisi tersebut bukanlah suara dari keluarga Bung Karno, namun pribadi Sukmawati. Kendati begitu, dia tidak mengetahui motivasi Sukmawati mencampur adukan agama dan kebudayaan dalam puisinya.
Ketua DPR Bambang Soesatyo menyayangkan puisi yang berjudul 'Ibu Indonesia' karya Sukmawati Soekarnoputri. Sebab, dia menilai puisi tersebut menyinggung soal azan dan cadar.
Pria yang kerap disapa Bamsoet ini menyarankan agar Sukmawati meminta maaf kepada publik.
"Menurut saya yang terbaik sekarang Bu Sukma meminta maaf kita anggap ini tidak boleh terjadi lagi," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (4/4).
Politikus Golkar itu meyakini puisi tersebut bukanlah suara dari keluarga Bung Karno, namun pribadi Sukmawati. Kendati begitu, dia tidak mengetahui motivasi Sukmawati mencampur adukan agama dan kebudayaan dalam puisinya.
"Saya tidak tahu motivasinya apa, tetapi dia mencampur adukan agama dengan kebudayaan sangat keliru, kan tidak boleh," ucapnya.
Sebelumnya, puisi yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri menjadi polemik. Bait puisi yang dibacakan dalam acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018, digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (29/3) itu ada menyinggung soal azan dan cadar.
Berikut isi lengkap puisi 'Ibu Indonesia'yang dibacakan Sukmawati:
Ibu Indonesia
Aku tak tahu Syariat Islam
Yang kutahu sari konde ibu Indonesia Ciptakan cantik Lebih cantik dari cadarmu
Gerai tekukan rambutnya suci
Sesuci kain pembungkus ujudmu
Rasa ciptanya koneksi beraneka
Menyatu dengan kodrat alam sekitar
Jari jemarinya rahasia getah hutan
Peluh tersentuh angin laut
Lihat Bahasa Indonesia
Saat penglihatanmu semakin lama
Supaya Anda dapat mengingat
Kecantikan asli dari bangsamu
Jika Anda ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif
Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia
Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, pergilah elok
Lebih merdu dari alunan adzan mu
Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
Semurni irama puja kepada Illahi
Nafas melakukan berpadu cipta
Helai demi helai benang tertenun
Lelehan demi lelehan damar mengalun
Canting menggores ayat ayat alam surga
Pandanglah Ibu Indonesia
Saat Anda mencari pudar
Supaya Anda dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu
Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya.
Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Menag nilai permintaan maaf Sukmawati bisa meredakan situasi
Selidiki pelaporan Sukmawati, polisi kumpulkan barang bukti & ahli bahasa
Bandingkan puisi Sukmawati dengan kasus Ahok, PA 212 bakal gelar aksi Bela Islam 64
MUI minta Sukmawati klarifikasi soal puisi 'Ibu Pertiwi'
Klarifikasi Sukmawati soal puisi 'Ibu Indonesia' diharapkan redakan situasi