Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menag nilai permintaan maaf Sukmawati bisa meredakan situasi

Menag nilai permintaan maaf Sukmawati bisa meredakan situasi Lukman Hakim Saifuddin. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, polemik puisi dibacakan Sukmawati Soekarnoputri sebaiknya diserahkan kepada ahlinya. Namun untuk meredam pihak yang berbeda pandangan, Lukman menyarankan Sukmawati memberikan permintaan maaf terbuka.

"Mari kita dialog kan dan bagi saya akan lebih baik kalau Ibu Sukmawati dengan jiwa besar bisa menyampaikan permohonan maaf kepada mereka yang merasa tidak nyaman dengan puisinya karena saya yakin beliau sama sekali tidak ada itikad sedikit pun untuk apa yang mengusik kenyamanan perasaan umat Islam apalagi untuk melecehkan, apalagi untuk menghina dan seterusnya," kata Lukman di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (4/4).

Menurut Lukman, setiap orang memiliki pandangannya masing-masing terkait puisi tersebut. Oleh karena itu, dia lebih menyerahkan polemik tersebut kepada ahlinya.

"Persoalan orang mengungkapkan itu bisa berbeda pandangan itu, ada yang menganggap katakanlah cadar sekarang ini di internal umat Islam sendiri kan ini apakah itu syariat atau tidak, itu kan juga umat Islam tidak dalam satu pandangan yang utuh itu, jadi hal hal seperti ini menurut saya mari kita dialog kan," ujar dia.

Politisi PPP ini meyakini Sukmawati tak bermaksud melecehkan Islam seperti yang dipersoalkan sejumlah pihak dalam puisinya. Akan tetapi, dia menyarankan Sukmawati menyampaikan permohonan maaf secara terbuka untuk bisa meredam kontroversi pandangan terkait puisi tersebut.

"Saya mengenal beliau dan saya menyakini beliau tidak punya apa potensi untuk apa, apa lagi sampai ada yang mengatakan membenci Islam tidak sejauh itulah," kata dia.

Dia pun mengajak pihak yang berbeda pandangan atas puisi tersebut memaafkan. Sehingga masalah puisi tersebut cepat diselesaikan secara baik.

"Selain itu juga saya berharap mudah-mudahan kita bisa memaafkan bisa menerima apa yang dilakukan oleh ibu Sukmawati, sehingga tidak semua persoalan yang terkait dengan perbedaan pandangan di antara kita itu harus selalu dibawa ke proses hukum, kita ini kan bangsa yang penuh kekeluargaan yang bisa saling menghargai, menghormati pandangan yang lain, bahkan kita bangsa yang bisa saling memaafkan satu dengan yang lain," tandasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP