LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ketua DPR: Jangan Terpengaruh Draf Omnibus Law Abal-abal

Puan mengatakan, omnibus law akan masuk Prolegnas prioritas 2020. Namun, pemerintah belum juga mengirimkan draf ke DPR. Dia mengaku sudah meminta kepada pemerintah segera memberikan draf agar segera diputuskan dalam rapat paripurna.

2020-01-21 20:31:52
Omnibus Law
Advertisement

Ketua DPR Puan Maharani menegaskan, DPR belum menerima draf resmi omnibus law dari pemerintah. Dia menilai, draf omnibus law yang sudah beredar hingga memicu penolakan kelompok buruh, merupakan draf abal-abal.

"Jangan sampai kita terpengaruh oleh draf draf yang kemudian abal-abal dalam artian belum ada draf resmi yang disampaikan oleh pemerintah ke DPR terkait dengan omnibus law," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/1).

"Jadi kalau ada yang beredar itu saya nggak tahu dari mana asalnya atau berasal dari mana sehingga kemudian menimbulkan salah persepsi ataupun spekulasi yang tidak mendasar," imbuh politikus PDIP itu.

Advertisement

Puan mengatakan, omnibus law akan masuk Prolegnas prioritas 2020. Namun, pemerintah belum juga mengirimkan draf ke DPR. Dia mengaku sudah meminta kepada pemerintah segera memberikan draf agar segera diputuskan dalam rapat paripurna.

"Sehingga tidak akan menimbulkan spekulasi atau salah persepsi dari masyarakat yang katanya sudah mempunyai draf dari omnibus law yang akan disampaikan pemerintah," ucapnya.

Dia mengaku tidak tahu mengapa pemerintah tidak kunjung mengirim draf omnibus law.

Advertisement

"Ya tanya ke pemerintah, jangan tanya ke DPR terkait dari itu. Karena ini kan usul dari pemerintah," tutupnya.

Baca juga:
Rencana Kementerian Perekonomian Atur Skema Upah Pekerja Per Jam
DPR Belum Terima Draf Omnibus Law
Mahfud Minta Buruh Tak Salah Memahami Soal Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja
Omnibus Law dan Kontroversi di Sekitarnya
Buruh Tolak Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja, Istana Janji Cari Solusi
Kadin: Omnibus Law Bukan untuk Kepentingan Usaha

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.