LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ketua DPR desak BPK audit BI soal pelemahan Rupiah

"Supaya bisa memberikan analisa lebih jelas kesiapan pada BI," kata Setya Novanto.

2015-08-24 14:42:27
DPR
Advertisement

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika (USD) masih saja terus melemah. Bahkan, nilai tukar Rupiah sudah menyentuh angka Rp 14,014 per USD.

Menanggapi hal ini, Ketua DPR Setya Novanto menyatakan akan meminta Komisi XI DPR untuk memanggil Badan Pengawas Keuangan (BPK). Sehingga, kata dia, BPK dapat melakukan audit terhadap Bank Indonesia.

"Undang BPK mengajukan audit kepada BI menangani audit dengan cara PDTT (Pemeriksaan dengan tujuan tertentu)" kata Novanto di Gedung DPR, Jakarta, Senin (24/8).

Lewat hal ini, dia meyakini akan menjadi langkah investigasi guna mencari tahu asal muasal di balik nilai tukar rupiah yang terus melemah.

"Supaya bisa memberikan analisa lebih jelas kesiapan pada BI," tukasnya.

Diketahui, Head of Research NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada dalam risetnya mengatakan, sebenarnya laju USD kini mengalami pelemahan seiring keragu-raguan pelaku pasar terhadap kemungkinan The Fed akan menaikkan suku bunganya di September 2015. Akan tetapi, hal tersebut tidak cukup untuk membuat laju Rupiah menguat.

"Justru kami melihat laju Rupiah kian terbenam dalam laut merah. Harapan akan dapat melambatnya pelemahan Rupiah pun tak terjadi seiring dengan tak kunjung meredanya pelemahan Rupiah," kata Reza di Jakarta.

Menurutnya, belum adanya sentimen positif yang dapat dijadikan amunisi bagi Rupiah untuk menguat membuat laju Rupiah terus melemah meski laju USD juga sedang melemah.

"Bahkan adanya rilis tujuh kebijakan BI terkait upaya menahan pelemahan nilai tukar Rupiah yang kami nilai cukup baik, ternyata hanya dianggap angin berlalu oleh pelaku pasar," tutupnya.

Baca juga:
Indef nilai rupiah berpotensi menyamai rekor krisis 1998
Transaksi gunakan dolar, Pelindo II santai nilai tukar Rupiah anjlok
Rupiah tembus Rp 14.000, warga serbu money changer
USD 1 dihargai di atas Rp 14.000, waktunya jual dolar AS
Tak hanya dolar, masyarakat juga jual stok Yen
Demokrat desak pemerintah segera cari solusi hadapi pelemahan Rupiah

(mdk/efd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.