Ketua DPD: Kampanye kondom jangan vulgar, enggak etis!
"Masak model Jupe dibuat kampanye dengan vulgar, gak etis lah," keluh Irman.
Ketua DPD Irman Gusman menyayangkan Pekan Kondom Nasional 2013. Menurut Irman, seharusnya kampanye kondom tidak digelar secara vulgar dan terang-terangan.
"Kalau menurut saya kampanye itu (kondom) harus dikemas dengan adat ketimuran. Jangan vulgar dan terang-terangan, enggak bagus lah," kata Irman usai menghadiri acara 'Kalimantan CSR Summit 2013' di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Selasa (3/12).
Lebih lanjut, Irman yang juga salah satu kandidat capres konvensi Partai Demokrat itu menilai kampanye kondom tidak seharusnya memamerkan lekuk tubuh seperti halnya artis Julia Perez.
"Masak model Jupe dibuat kampanye dengan vulgar, gak etis lah," keluh Irman.
Topik pilihan: HIV/AIDS | Hari AIDS Sedunia
Sebelumnya juga diberitakan, mantan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Hasyim Muzadi, meminta pekan kondom nasional tersebut segera dihentikan.
"Saya tidak setuju. Jadi pekan kondom nasional, saya minta agar itu dihentikan," tegas Hasyim usai mengisi acara Dialog Kebangsaan di Auditorium Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Selasa (3/11).
Menurut Hasyim, dengan berbagai alasan apa pun terkait edukasi seks, pekan kondom nasional bukan jawaban untuk menghentikan penyebaran AIDS di kalangan masyarakat.
"Justru adanya itu (pekan kondom nasional) malah menjustifikasi terhadap free sex itu sendiri," bebernya.
Baca juga:
MUI Jatim: Pekan kondom melegalkan budaya seks bebas!
Muhammadiyah: Pekan kondom nasional bisa merusak bangsa
PDIP dukung Pekan Kondom Nasional untuk cegah penyebaran AIDS
Wamenkes: Tidak ada acara bagi-bagi kondom di SMA dan kampus
Mensos tak setuju jika pelajar dibagikan kondom