Ketimbang lihat gerhana, tokoh Hindu imbau umatnya fokus Nyepi
Menurut mereka, fenomena gerhana matahari total bersamaan dengan Nyepi adalah ujian.
Wakil Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sumatera Selatan, I Made Toya, mengimbau umat Hindu fokus melaksanakan Nyepi, ketimbang sibuk menyaksikan Gerhana Matahari Total (GMT), Rabu (9/3) besok. Menurut dia, gerhana dijadikan sebagai ujian bagi umat Hindu di Palembang dalam menjalankan ajaran agama.
"Apapun yang ada di luar, termasuk GMT besok, tidak peduli. Kami imbau umat Hindu tetap konsisten rayakan Nyepi," kata Toya di Palembang, Selasa (8/3).
Menurut Toya, sesuai dengan hakikat hari raya Nyepi, umat Hindu wajib melaksanakan catur brata ditunjukkan dengan tidak menyalakan api serta tidak mengobarkan hawa nafsu, tidak bekerja, tidak bepergian, dan tidak mengobarkan kesenangan melainkan melakukan pemusatan pikiran terhadap Ida Sanghyang Widhi.
"Semuanya untuk mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan lahir batin, kebenaran, kesucian, dan keharmonisan," ujar Toya.
Toya menambahkan, Nyepi tahun ini berbeda dari sebelumnya karena bertepatan dengan fenomena langka, gerhana matahari total. Apalagi Palembang menjadi salah satu daerah yang dilintasi.
"Ya bisa dibilang GMT ujian bagi kami yang merayakan Nyepi. Tapi, tetap dikembalikan ke diri masing-masing," tutup Toya.
Baca juga:
Hari Raya Nyepi, umat Hindu ajak masyarakat merenung bersama
Ribuan Ogoh-ogoh raksasa berbagai bentuk diarak di Bali
Kemeriahan upacara Tawur Kesanga sambut Nyepi di Kediri
Hormati Nyepi, Bandara Soekarno-Hatta tutup penerbangan ke Bali
Jelang perayaan Hari Nyepi, 1,141 ton arak Bali dibuang ke got
Sambut Nyepi, umat Hindu Manado gelar upacara Melasti