Keterangan KAI Commuter soal KRL Berhenti Dampak Gempa Bekasi
Gempa yang terjadi sempat menganggu perjalan kereta commuter line atau KRL (kereta rel listrik).
Gempa terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya, Pukul 19.55 WIB, Rabu (20/8). Sejumlah karyawan di gedung perkantoran Jakarta merasakan gempa tersebut.
Getaran gempa terasa sampai ke Menteng, Jakarta Pusat. Kekuatan magnitudo 4,9. Pusat gempa terjadi di Kabupaten Bekasi. Getaran terasa bukan hanya di Jakarta. Tapi sampai ke Depok, Cianjur dan Sukabumi.
Gempa yang terjadi sempat menganggu perjalan kereta commuter line atau KRL (kereta rel listrik). Kereta sempat dihentikan guna mengecek keamanan jalur.
"Untuk perjalanan commuter diberhentikan sementara waktu guna pengecekan jalur terlebih dahulu secara menyeluruh," kata KAI Commuter dalam update informasinya.
Perusahaan pun menyampaikan permintaan maaf atas kondisi tersebut.
"Kami memohon maaf stas ketidaknyamanan perjalanan anda dan tetap ikuti arahan dari petugas."
Kata Penumpang
Getaran gempa sempat dirasakan warga di Jakarta dan sekitarnya. Sisilia, karyawan swasta yang sedang makan malam di kawasan Senayan, mengaku sempat kaget saat meja makannya bergoyang.
"Pas makan meja gerak," kata Sisilia saat dihubungi, Rabu malam.
Sisilia kemudian memutuskan untuk pulang. Dia rencananya akan naik KRL dari Stasiun Palmerah. Namun, dia bingung ketika melihat penumpukan penumpang. Menurut informasi, kereta dari Tanah Abang ke Rangkasbitung dihentikan sementara.
"Sampai stasiun Palmerah melihat penuh di stasiun Palmerah. Tanya temen yang naik dari arah naik Stasiun Tanah Abang katanya udah penuh. Dan di Stasiun Palmerah udah gak bisa masuk karena ada keterlambatan akibat gempa," ucap dia.
Konfirmasi Petugas
Hal itu terkonfirmasi oleh petugas yang menyampaikan lewat pengeras suara. Ada pengumuman permohonan maaf atas keterlambatan akibat gempa.
"Ada pengumuman mohon maaf ada keterlambatan karena ada gempa," ujar dia.
Banyak penumpang akhirnya mencari alternatif transportasi lain. Sisilia sendiri memilih menunggu jemputan suaminya dengan sepeda motor. "Ini lagi nunggu suami jemput," ujar dia.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus membenarkan penghentian perjalanan. Dia mengatakan sejumlah perjalanan dihentikan demi memastikan keamanan.
"Untuk sementara beberapa perjalanan KRL dihentikan demi memastikn kondisi keamanan jalur kereta. Saat ini petugas kami sedang mlakukan pngecekan d sepanjang lintasan Operasional Commuter Line untuk memastikan kondisi baik sarana maupun prasananya Karena faktor keamanan mjdi hal yang paling utama," tandas dia.