Ketagihan game poker, Andi gelapkan ratusan juta duit perusahaan
Setelah sempat menjadi buron dua bulan, pelaku akhirnya diringkus polisi di rumahnya di Palembang.
Ketagihan bermain game poker online namun tidak memiliki uang karena gaji terlalu kecil membuat Andi Herisusanto (31) gelap mata. Karyawan perusahaan kredit alat-alat rumah tangga itu nekat menggelapkan uang perusahaan hingga ratusan juta rupiah.
Setelah sempat menjadi buron dua bulan, pelaku akhirnya diringkus polisi di rumahnya di Jalan Cuk Nyak Dien, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Minggu (17/1) tengah malam.
Aksi penggelapan itu dilakukan tersangka mulai bulan Mei hingga November 2015. Modusnya dengan memanfaatkan jabatannya sebagai supervisor untuk meminta kreditor yang memiliki utang agar membayar melalui rekening pribadi tersangka.
Perusahaan baru mengetahui kecurangan tersangka setelah dilakukan audit keuangan. Perusahaan yang berlokasi di Jalan Pangeran Ayin Sako Palembang itu pun merugi hingga ratusan juta rupiah dan melapor ke polisi.
"Duitnya buat makan sekeluarga. Banyak juga saya gunakan main poker di warnet," ungkap tersangka Andi di Mapolsek Sako Palembang, Senin (18/1).
Menurutnya, dia seringkali berpikiran menghentikan aksi penggelapan itu. Namun, game poker membuatnya semakin gelap mata lantaran terlanjur ketagihan.
"Saya ketagihan main poker, gaji kecil makanya ambil duit perusahaan," kata bapak tiga anak ini.
Kapolsek Sako Palembang Kompol Raphael BJ Lingga mengatakan, tersangka sempat menghilang selama dua bulan. Dari keterangannya, tersangka kabur ke kawasan Musi II Palembang setelah mengetahui dilaporkan perusahaan.
"Begitu kami tahu tersangka pulang ke rumah langsung ditangkap. Barang bukti uang tidak ditemukan karena sudah dipakai tersangka," tukasnya.
Baca juga:
Kasus calo CPNS, politikus Gerindra lapor balik tukang ukir
Berdalih menghidupi 3 anak & 1 cucu, nenek Neta nekat mencopet
7 Polisi gadungan di Medan sekap dan peras pemuda Rp 100 juta
Perang mulut, polisi todongkan pistol ke arah ibu RT