LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kesal Penanganan Lambat, Keluarga Pasien Tonjok Dokter di RSUD Musi Rawas Utara

Peristiwa itu terjadi saat pelaku berinisial W (30) bersama keluarga mengantar saudaranya ke RSUD Rupit, Kamis (13/12) siang. Perawat pun meletakkan pasien ke ruang IGD. Merasa terlalu lama menunggu dan menilai lambannya penanganan pihak rumah sakit, membuat pelaku W emosi. Dia menggebrak meja perawat dan marah-marah.

2018-12-17 20:56:07
penganiayaan
Advertisement

Tak terima dianiaya keluarga pasien, seorang dokter di RSUD Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, dr Wiyoga Setiawan (24) melapor ke polisi. Penganiyaan lantaran terlapor tak puas dengan pelayanan rumah sakit.

Peristiwa itu terjadi saat pelaku berinisial W (30) bersama keluarga mengantar saudaranya ke RSUD Rupit, Kamis (13/12) siang. Perawat pun meletakkan pasien ke ruang IGD.

Merasa terlalu lama menunggu dan menilai lambannya penanganan pihak rumah sakit, membuat pelaku W emosi. Dia menggebrak meja perawat untuk melampiaskan kemarahannya.

Advertisement

Kesal tak kunjung direspon, W mendatangi korban dr Wiyoga sambil marah-marah. Tanpa kendali, pelaku menonjok wajah korban satu kali yang menyebabkan korban luka di bibir atas.

Kemudian, datang teman pelaku menemui korban dr Wiyoga sambil mengeluarkan pisau dan mengucapkan kata-kata 'keluar mati kau'. Melihat ada keributan, Suharsono (44) yang bertugas sebagai sopir ambulans berusaha melerai.

Sial, Suharsono pun ikut mengalami penganiayaan. Dia juga kena tinju pelaku yang membuat luka memar di bibir bawah. Suharsono juga ikut melaporkan kejadian ini ke polisi.

Advertisement

Kapolsek Rupit, AKP Yulfikri, mengungkapkan, laporan sudah diterima dengan tanda bukti lapor nomor LP/B-73/XII/2018/S.S/Res Mura/Sek Rupit tanggal 14 Desember 2018. Dugaan sementara, terlapor menganiaya karena tidak puas dengan pelayanan rumah sakit.

"Ya, dokter dan sopir ambulans menjadi korban penganiayaan, semuanya kena tonjok dan diancam pakai pisau," ungkap Yulfikri.

Dari penuturan para korban, kata dia, pelaku berjumlah empat orang yang semuanya berasal dari satu keluarga yang tinggal di Desa Lubuk Rumbai Baru, Kecamatan Rupit, Muratara. Namun, belum diketahui keterlibatan para pelaku dan hanya satu nama yang disebutkan pelapor.

"Pelaku masih kita buru, penyidik masih mengecek rekaman CCTV dan meminta keterangan saksi-saksi," jelas dia.

Baca juga:
Melihat Rekonstruksi Pengeroyokan Anggota TNI di Ciracas
Alasan Polisi Gelar Rekontruksi Pengeroyokan TNI di Polda Metro Jaya
Kenapa Polisi Tak Juga Identifikasi Pembakar Polsek Ciracas?
10 Penganiaya Mahasiswa Makassar yang Dituduh Mencuri Ditangkap
Menhan Minta Pengeroyok Anggota TNI Dihukum Berat
Cerita Perburuan Tersangka Pemukul Anggota TNI di Ciracas
Periksa Proyek Pembangunan, Pegawai BPK Dianiaya Kontraktor

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.