LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kesal disuruh cepat naik perahu, pemuda di Ogan Ilir aniaya polisi

Hanya gara-gara kesal disuruh cepat naik ketek (perahu), Ruwa (19) nekat menganiaya anggota polisi. Pemuda itu pun akhirnya diringkus petugas untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

2018-09-19 03:03:00
penganiayaan
Advertisement

Hanya gara-gara kesal disuruh cepat naik ketek (perahu), Ruwa (19) nekat menganiaya anggota polisi. Pemuda itu pun akhirnya diringkus petugas untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Peristiwa itu terjadi saat korban, Bripda Rama Rustandi (22) yang bertugas di Polres Ogan Ilir, naik ketek dari Dermaga Pegayut, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Minggu (9/9) sore. Ketika sudah berada di tengah-tengah sungai, korban dipanggil pelaku kembali ke dermaga dengan maksud menumpang.

Korban pun menuruti permintaan pelaku. Namun, pelaku justru lambat naik ke perahu. Hal itu membuat korban marah dan menyuruhnya cepat naik dengan alasan hari sudah sore.

Advertisement

Kesal dimarahi, pelaku emosi. Dia beberapa kali memukul kepala korban dengan tangan kosong. Korban mengalami luka memar dan melapor ke kantor polisi. Setelah mengetahui keberadaan pelaku yang sempat kabur, Kapolsek Pemulutan AKP Zaldi bersama Kanit Reskrim Ipda Adrian Chandra dan Katim Opsnal Crocodile Team Bripka Zulkarnain Afianata meringkus pelaku saat berada di rumahnya di Desa Pegayut, Kecamatan Pemulutan, Selasa (18/9) pagi.

Kapolsek Pemulutan AKP Zaldi mengatakan, motif penganiayaan tersebut lantaran pelaku kesal diminta lebih cepat naik perahu. Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana penjara selama dua tahun.

"Kita tangkap tanpa perlawanan. Statusnya sudah jadi tersangka," ungkap Zaldi.

Advertisement

Baca juga:
Satu bocah korban penyekapan ibu angkat di Makassar alami demam tinggi
Tak terima ditegur, empat pria aniaya dan tusuk Adi hingga tewas
Olah TKP penyekapan, polisi sita besi untuk siksa 3 bocah di Makassar
Mengaku polisi, Matrodi paksa sepasang remaja berhubungan intim di kebun
Ibu angkat penyekap tiga anak di Makassar dibawa ke kantor polisi
Satu bocah korban penyekapan ibu angkat di Makassar ditemukan
Dihantui arwah korban yang dibunuhnya, pria mendalami ilmu kebal menyerahkan diri

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.