LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kesaksian Biduan di Makassar Tiba-tiba Dipukuli oleh Pengunjung Kafe

Polisi meminta keterangan biduan kafe Grafity Sky Lounge di Hotel Swiss-Bell, Jalan Ujung Pandang, Makassar, Elda Vanyaviona (35). Elda menjadi salah satu korban bogem seorang pria tak dikenal yang mengamuk di kafe itu.

2019-01-06 22:16:32
penganiayaan
Advertisement

Polisi meminta keterangan biduan kafe Grafity Sky Lounge di Hotel Swiss-Bell, Jalan Ujung Pandang, Makassar, Elda Vanyaviona (35). Elda menjadi salah satu korban bogem seorang pria tak dikenal yang mengamuk di kafe itu.

Disela pemeriksaan, Elda yang didampingi rekan se-bandnya ini menceritakan kronologis kejadian tersebut. Minggu (6/1) dini hari, dia tengah bernyanyi diiringi personel bandnya. Tiba-tiba pria itu hendak naik ke panggung yang berdinding kaca untuk bernyanyi. Dua kali laki-laki itu menabrak dinding kaca hingga disoraki pengunjung.

"Karena disoraki itulah, laki-laki tersebut marah. Jadi saat berhasil naik ke panggung dia minta mic untuk dibawa ke tempat duduknya agar bernyanyi di situ. Tapi mic hanya bisa dipakai di atas panggung. Dia mengamuk dan memukul tengkuk saya. Keyboard dibanting," kata Elda di Polsek Ujung Pandang, Makassar.

Advertisement

Elda mengaku mencium bau alkohol dari mulut lelaki itu. Sehingga dia menduga pria itu sedang dalam kondisi mabuk. Karena mabuk, pria itu sampai menabrak dinding kaca dua kali.

Selain itu, dia juga mengakui sempat mengunggah kejadian ini ke akun instagram pribadinya. Dalam postingannya, Elda menuliskan penjelasan bahwa orang tersebut adalah Bupati Manokwari, Papua, Demas Paulus Mandacan.

"Pelaku itu yang sebut dirinya saya Bupati Manokwari. Itu disebutkan berulang-ulang saat kejadian makanya saya sebut kalau laki-laki yang pukul saya itu Bupati Manokwari," kata Elda.

Advertisement

Sementara itu, Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Manokwari, Abdul Rahman Mangati memastikan pria yang mengamuk itu adalah bukan Demas Paulus Mandacan.

"Sabtu kemarin tanggal 5, Bupati Demas di Jakarta. Dia balik melalui penerbangan Jakarta-Sorong-Manokwari. Penerbangan langsung jadi tidak pernah singgah di Makassar. Buktinya adalah tiket. Jadi yang mengamuk itu bukan Bupati Manokwari," tandasnya.

Baca juga:
20 Anggota Ormas di Tangerang Aniaya Santri Pesantren Hingga Babak Belur
Ngamuk, Pengunjung Kafe di Makassar Naik Panggung Pukul Biduan & Banting Mic
Tuding Selingkuh, Nazwier Coba Bunuh Istrinya Lalu Buron Seminggu
Tak Terima Ditegur, Pemotor Bacok Penjaga Perlintasan Rel Kereta
Pengeroyok Dokter RSUD Rupit Ditangkap Saat Antar Undangan Pernikahan

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.