Kereta Api Pasundan anjlok di Garut, perjalanan ke Bandung tersendat
Akibat kejadian itu, tiga kereta api dari arah Bandung mengalami keterlambatan.
Tiga rangkaian kereta api (KA) lintas selatan mengalami keterlambatan akibat anjloknya KA Pasundan jurusan Surabaya-Kiaracondong di Garut, Jawa Barat. Lokomotif yang menarik rangkaian KA Pasundan anjlok karena dua as keluar dari jalur rel.
"KA Pasundan jurusan Surabaya-Kiaracondong itu anjlok di Km 202+5 antara Stasiun Lebak Jero dan Stasiun Leles, Kabupaten Garut, dini hari tadi, pukul 01.43 WIB," ujar Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto Surono di Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (5/4).
Akibat kejadian tersebut, kata Surono, tiga KA dari arah Bandung ke timur mengalami keterlambatan, yakni KA Argo Wilis jurusan Bandung-Surabaya dan KA Lodaya Pagi jurusan Bandung-Solo terlambat 1,5 jam, sementara KA Pasundan jurusan Kiaracondong-Surabaya terlambat empat jam.
Seperti diberitakan Antara, berdasarkan informasi dari PT KAI Daop II Bandung, KA Pasundan jurusan Surabaya-Kiaracondong anjlok sekitar 100 meter dari pintu perlintasan Nomor 213, Desa Karangmulya, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Selain itu, satu as gerbong ketiga dan satu as gerbong kereta makan juga keluar dari jalur rel. Terkait kejadian itu, PT KAI langsung mendatangkan KA NR (penolong) yang membawa perlengkapan untuk memperbaiki rel dan kereta.
Baca juga:
Jokowi minta pembangunan LRT selesai pada Juli 2018
Proyek MRT dianggap prestasi pemerintahan era Jokowi
150 Gerbong kereta INKA laku Rp 959,7 miliar oleh Bangladesh
Gerbong kereta buatan INKA diekspor hingga ke Bangladesh
KAI: Tak ada tambahan kereta jika tiket mudik lebaran habis terjual