LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kepala BNN Diminta Tak Hanya Lisan Soal 'War On Drugs'

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Petrus Reinhard Golose, menggaungkan war on drug atau perang melawan narkoba. Kebijakan ini menuai kritik dari pelbagai pihak.

2021-02-08 03:27:24
BNN
Advertisement

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Petrus Reinhard Golose, menggaungkan war on drug atau perang melawan narkoba. Kebijakan ini menuai kritik dari pelbagai pihak.

Salah satunya datang dari LBH Masyarakat (LBHM). Menurut Direktur LBH Masyarakat (LBHM), Muhammad Afif, BNN perlu menjabarkan secara rinci istilah dari war on drug.

"BNN perlu menjelaskan terminologi war on drug. Maksud dan maknanya apa? Dan dasar hukumnya di mana?," kata dia saat dihubungi, Minggu (7/2) malam.

Advertisement

Menurut dia, Undang-Undang Narkotika tidak mengenal definisi war on drug. Sementara itu setiap tindakan badan publik harus mengacu pada undang-undang.

"Tidak ada amanat dari aparat penegak hukum yang terlibat dalam penanggulangan Narkotika memiliki kewenangan war drug," ujar dia.

Jika BNN bersikukuh menggunakan istilah war on drug dalam dalam penanggulangan narkotika, Afif mengusulkan tidak hanya secara lisan tapi disusunlah konsepnya secara tertulis, sehingga menghindari terjadinya abuse of power.

Advertisement

Afif membandingkan dengan penanganan Covid-19. Menurut dia, setiap tindakan yang akan dan atau dibuat oleh Pemerintah mengacu kepada data dan parameternya pun jelas.

"Indikator yang digunakan dalam war on drug ini apa. Itu harus direfleksikan ke dalam kebijakan," ucap dia.

Afif khawatir kalau hanya dalam bentuk lisan narasinya berpotensi melegitimasi cara-cara koruptif dan mengibiri hak asasi manusia yang justru berbahaya untuk penanggulangan narkotika.

Mengingat secara terminologi "war" artinya perang. Artinya cara-cara yang digunankan pun luar biasa seperti dukung anggaran, personel, dan kewenangan.

"Di lapangan ketika dipraktikkan berbahaya bagi penanggulangan narkotika. Cara-cara mengibiri hak asasi manusia, praktik koruptif berpotensi di legitimasi," ujar dia.

Afif mengingatkan kembali secara keseluruhan penanggulangan narkotika tidak hanya urusan hulu. Tapi juga soal hilir. Menurut Afif, komponen penanggulangan narkotika tidak sekedar pemberantasan semata.

"Ada komponen lain ketika bicara penanggulangan narkotika, tidak hanya menangkap bandar, tapi juga memutus jaringan finansial, aspek hilir bagaimana orang yang terlibat narkotika untuk penggunaan pribadi dalam jumlah kecil tidak mengunakan pendekatan hukum pidana. Mereka harus dipulihkan bukan dikirim ke penjara," ucap dia.

Afif berpendapat, BNN memiliki fungsi yang sangat strategis dalam urusan pemberantasan narkoba dibandingkan aparat penegak hukum lain. Afif menyebut BNN mempunyai tempat rehabilitas, memiliki diskresi kewenangan.

"Sehingga kalau hanya fokus terhadap penangkapan besar apa bedanya BNN dengan polisi karena, polisi juga punya kewenangan tangkap bandar besar," tandas dia.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
4 Calon Penumpang Bawa 2 Kg Sabu dalam Sepatu di Bandara Kualanamu
Oknum Polisi Ini Minta Dibelikan Narkoba saat Razia, Begini Kata Kapolresta Pekanbaru
Antar 65 Paket Sabu, Supir Travel di Bengkulu Dibekuk Polisi
Pelaku Penodongan Airsoft Gun di Cengkareng Positif Pakai Narkoba
Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba Cair di Kampar, 50 Botol Disita
Beredar Video Dugem Diduga Kasat Narkoba Polres Pematang Siantar

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.