Kepala BIN ke buron koruptor: Di ujung dunia mana pasti saya cari!
Masih ada 28 buron koruptor yang saat ini diburu BIN.
Kepala BIN Sutiyoso menyatakan akan memburu para terpidana kasus korupsi yang hingga kini masih lari ke luar negeri. Dia meminta mereka menyerahkan diri karena di manapun mereka, akan terus diburu.
"Perburuan terhadap terpidana koruptor ini akan terus kita lanjutkan. Masih 28 orang masih kita cari. Saya akan terus memburunya," kata Sutiyoso di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Kamis (21/4).
Sutiyoso mengaku, salah satu tugasnya sebagai kepala BIN yang diminta Presiden Jokowi adalah menangkap para buron koruptor. "Saya kira mereka yang masih di luar alangkah baiknya dan lebih terhormat menyerahkan diri. Kepada yang masih di luar di ujung dunia mana pasti saya cari," tegasnya.
Dia menambahkan, BIN punya wewenang melakukan operasi intelijen di dalam negeri dan luar negeri. BIN bekerjasama dengan pihak intelijen negara setempat saat melakukan operasi.
"Teknis detail jangan tanya, ini operasi intelijen. Kasus ini sudah menjadi etika internasional," tukasnya.
Dia juga menegaskan, tidak pertukaran tahanan dengan pihak China dalam pemulangan Samadikun. "Tidak ada cerita barter-barteran," tegasnya.
Samadikun Hartono ditangkap di Shanghai pada 14 April lalu setelah BIN mendeteksi keberadaan Dirut PT Modern yang divonis 4 tahun penjara dalam kasus penyelewengan dana BLBI sebesar Rp 169,4 miliar. Samadikun kabur sejak tahun 2003 lalu.
Baca juga:
Setibanya di Indonesia, Samadikun langsung diperiksa Kejagung
Dari luar negeri, buronan BLBI kendalikan bisnis di Indonesia
Ini kronologi penangkapan hingga pemulangan Samadikun dari China
Samadikun Hartono ditangkap usai nonton balap F1 di Shanghai
Selama 13 tahun kabur, Samadikun Hartono punya 5 paspor