LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kena razia di Depok, pengendara motor dipaksa buka celana loreng

Petugas garnisun memaksa pria itu membuka celana lorengnya lantaran bukan anggota TNI.

2015-10-22 18:08:37
razia kendaraan
Advertisement

Hari ini Polresta Depok dan Garnisun melakukan razia gabungan. Mereka sempat menghukum seorang pengendara sepeda motor lantaran mengenakan celana loreng, dengan cara diminta dilucuti.

Hukuman itu diberikan oleh petugas Garnisun sedang melakukan operasi gabungan dengan Polresta Depok, di Jalan Margonda, Depok. Saat itu, sang pengendara motor melaju dari arah Depok menuju Jakarta. Begitu melintas di depan Apartemen Taman Melati, pengendara itu disetop.

Awalnya, lelaki itu menyangka kalau hanya dilakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan. Namun begitu diminta melepas celana loreng sedang dikenakan, dia kaget. Pria itu diminta melepas celana loreng karena bukan anggota TNI.

Ketika diminta untuk menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) TNI AD, pria itu tak bisa menunjukkan. Dengan alasan itu petugas dari Garnisun memintanya membuka celana di sebuah gang.

"Dia bukan anggota TNI," kata petugas, Kamis (22/10).

Setelah melepaskan celana, pria itu pun pergi menuju arah Jakarta. Beruntung dia masih memakai celana pendek saat itu. Tanpa banyak basa-basi, pria itu langsung ngacir.

Razia gabungan hari ini setidaknya melibatkan 300 personel gabungan. Operasi dimaksudkan menertibkan pengendara mulai dari surat dan kelengkapan lain seperti helm.

Kasat Lantas Polresta Depok, Komisaris Sutomo mengatakan, dalam Operasi Zebra kali ini, pihaknya akan menyiapkan sebanyak 5.000 surat tilang.

"Kami kerahkan 300 personel, dengan sasaran angkot, pejalan kaki yang menyeberang sembarangan, penertiban kendaraan umum yang menurunkan penumpang sembarang tempat, serta kelengkapan kendaraan roda dua maupun roda empat (motor dan mobil)," kata Sutomo.

Baca juga:
Ratusan bus Transjakarta kena 'tilang' Dishub di Harmoni
Incar pembalap liar, polisi Semarang bakal sering gelar razia
Tabrakan bus dengan truk fuso di Madiun, sopir & penumpang tewas
Nasib tragis pria Israel tewas dilindas truk warga Palestina
Ujian SIM A, wanita ini tabrak kantor polisi hingga tembok jebol
Yusril nilai SIM akan bersifat lokal bila diterbitkan Kemenhub

(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.