LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kena PHK, Puluhan Pekerja Hotel Aryaduta Lippo Village Karawaci Demonstrasi

Puluhan pegawai Hotel Aryaduta Lippo Village Karawaci, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, demonstrasi di pintu gerbang hotel, Rabu (17/11). Aksi tersebut merupakan buntut dari pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak oleh manajemen hotel Aryaduta, Lippo Village pada 6 September 2021.

2021-11-17 13:25:34
Demo
Advertisement

Puluhan pegawai Hotel Aryaduta Lippo Village Karawaci, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, demonstrasi di pintu gerbang hotel, Rabu (17/11). Aksi tersebut merupakan buntut dari pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak oleh manajemen hotel Aryaduta, Lippo Village pada 6 September 2021.

"Aksi kami ini diawali adanya PHK sepihak manajemen hotel terhadap 96 pegawai tetapnya. Tapi ternyata kebijakan tersebut, hanya akal-akalan pihak manajemen hotel. Karena 90 orang yang menerima di PHK dipekerjakan kembali dengan perubahan status menjadi pekerja harian," kata Sekretaris Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) regional Jabodetabek, Hamid dalam orasinya.

Bahkan kata Hamid, seorang pekerja wanita yang sedang melaksanakan cuti kehamilan juga menjadi korban PHK yang dilakukan pihak perusahaan.

Advertisement

"Ironisnya hotel ini tidak mengalami kerugian sama sekali, meski dalam situasi Pandemi keterisian hotel mencapai 80 persen. Dan hal itu diakui pihak manajemen hotel. Karena adanya kontrak jangka panjang bersama BP Migas sejak April 2020 sampai Desember 2021 nanti," jelas dia.

Dia menegaskan, dengan alasan pandemi Covid-19 tersebut, sebenarnya para pegawai hotel bersedia dilakukan PHK jika perusahaan merugi dan tingkat keterisian kamar rendah.

"Tapi kenyataannya tidak, hotel ini ramai. Okunpansi mencapai 80 persen. Jadi Pandemi hanya dijadikan alasan pengusaha mengalihkan status pekerja tetap menjadi pekerja harian," jelas dia.

Advertisement

Managemen hotel Aryaduta Lippo Village, dalam keterangan tertulis yang diterima merdeka.com mengaku telah berkomunikasi dengan pekerja hotel yang terkena PHK. Pihak manajemen mengaku selalu mengutamakan pendekatan yang saling menghormati kepada semua karyawan yang bekerja.

"Manajemen Hotel Aryaduta Lippo Village merasa prihatin atas aksi penyampaian pendapat yang dilakukan, mengingat dalam proses hubungan kerja dengan karyawan, manajemen selalu menempatkan karyawan sebagai mitra kerja," tulis bagian humas hotel yang enggan disebutkan nama.

Berkaitan dengan tuntutan demonstran, Manajemen Hotel Aryaduta Lippo Village mengakui sebelumnya telah membuka pintu dialog dengan para mantan karyawan yang melibatkan pihak Dinas Tenaga Kerja.

"Perusahaan juga telah menawarkan kompensasi di atas ketentuan normatif yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan. Bagi mantan karyawan yang harus mengakhiri hubungan kerja. Sebagian besar mantan karyawan menerima tawaran kompensasi tersebut. Perjanjian Bersama dengan mantan karyawan telah didaftarkan di Dinas Tenaga Kerja," bunyi keterangan persnya.

Baca juga:
Tuntut Pembatalan PHK, Ratusan Pekerja Perusahaan Ekspedisi di Tangerang Gelar Demo
Kemenperin Beberkan Dampak Kenaikan dan Simplifikasi Cukai Rokok
Airlangga Klaim Program Kartu Prakerja Sukses Kurangi Dampak PHK
Tulis Surat Terbuka untuk Jokowi, Karyawan Sritex Curhat Takut Kehilangan Pekerjaan
Hindari PHK, Pekerja Industri Tembakau Harap Pemerintah Tak Naikkan Cukai
Kemnaker Klaim Stimulus Pemerintah Berhasil Tekan Angka Pengangguran karena Covid-19

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.