Kena OTT, ini jumlah kekayaan Bupati Batu Bara yang tercatat di KPK
Kena OTT, ini jumlah kekayaan Bupati Batu Bara yang tercatat di KPK. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengamankan Bupati Batu Bara, Sumatera Utara, Ok Arya Zulkarnain pada hari Rabu (13/9) kemarin atas dugaan penerimaan suap. Selama menjabat diketahui Ok memiliki harta kekayaan mencapai Rp 9 miliar.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengamankan Bupati Batu Bara, Sumatera Utara, Ok Arya Zulkarnain pada hari Rabu (13/9) kemarin atas dugaan penerimaan suap. Selama menjabat diketahui Ok memiliki harta kekayaan mencapai Rp 9 miliar.
Dihimpun dari website acc.kpk.go.id, Ok memiliki harta tidak bergerak sebesar Rp 3.614.820.000. Kemudian untuk sederetan harta bergerak berupa alat transportasi dan mesin yang ia miliki yaitu, motor merk Suzuki senilai Rp 3.000.000, mobil merk Toyota Hardtop senilai Rp 120.000.000, mobil merk Nissan Evalia sebesar Rp 195.000.000.
Tidak hanya itu, Ok juga diketahui memiliki harta berupa logam mulai dengan total nilai Rp 197.032.000, batu mulia Rp 24.000.000, dan benda bergerak lainnya sebesar Rp 10.000.000. Sementara giro atau setara kas dengan laporan terakhir pada bulan September 2016 yakni Rp 5.341.243.492.
Dari data tersebut juga terlihat, harta Ok yang tercatat di KPK naik sekitar Rp 2 miliar. Kenaikan angka tersebut dihitung sejak Oktober 2014 hingga September 2016.
Sebelumnya diketahui, KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Batubara Ok Arya Zulkarnain. OTT itu dilakukan karena ada indikasi penerimaan suap hadiah atau janji.
"Ada sejumlah uang juga yang kami amankan, indikasinya penerimaan hadiah atau janji terkait dengan adanya 'fee' pengurusan sejumlah proyek di sana," kata Febri di gedung KPK, Jakarta, Rabu (13/9).
Baca juga:
Usai lakukan OTT, KPK langsung bawa Bupati Batu Bara ke Jakarta
Bupati Batu Bara ditangkap KPK terkait pengurusan proyek
KPK periksa Bupati Batubara di gedung Ditreskrimsus Polda Sumut
Ketua KPK sebut Bupati Batu Bara kena operasi tangkap tangan
KPK tegaskan lanjutkan OTT meski dinilai bikin gaduh
Soal OTT recehan, pimpinan KPK pamer duit dalam 33 ransel hasil suap di DPR
Laode sebut OTT KPK hanya 10 persen dan tak selalu pakai penyadapan