Kemlu siapkan notifikasi WNA yang jadi korban AirAsia
Sampai hari ini, dari 37 jenazah yang ditemukan belum ada tanda-tanda teridentifikasi warga negara asing.
Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, akan menyiapkan notifikasi untuk warga negara asing yang menjadi korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8510. Notifikasi itu akan diserahkan kepada negara asal si korban.
"Ada identifikasi warga negara asing dan Kemlu yang akan memberikan notifikasi kepada kedutaan warga negaranya yang sudah teridentifikasi," ujarnya di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (6/1).
Sebelum tahap notifikasi, proses identifikasi tetap dilakukan dengan tindakan antemortem dan postmortem. "Kan antemortem sudah dari passenger yang ada di pesawat tersebut sudah lengkap, nah sekarang identifikasinya adalah postmortem kemudian dari postmortem itu dicocokkan dari antemortem-nya, dan baru dari sana teridentifikasi apakah benar yang bersangkutan adalah bapak atau ibu si A, nah nanti jika itu warga negara asing, kementerian luar negeri akan dilibatkan dalam proses itu," papar Retno.
Hingga saat ini belum ada ditemukan jenazah WNA yang ditemukan oleh Tim Basarnas. Meski demikian, Retno akan menyiapkan notifikasi untuk diserahkan kepada negara yang bersangkutan.
"Notifikasi karena mengenai masalah pemulangan jenazah diurus oleh operator, jadi tugas kementerian luar negeri adalah memberikan notifikasi kepada kedutaan besar di mana warga negaranya teridentifikasi," pungkasnya.
Baca juga:
5 Kapal fokus cari badan pesawat dan black box AirAsia
Ini kesaksian para perwira pernah ikut latihan 'gila' Kopaska
Hari ke-10, pencarian AirAsia bergeser ke area barat
Panglima TNI ajak keluarga korban tinjau lokasi hilang AirAsia
Tim KNKT mulai identifikasi serpihan AirAsia di Pangkalanbun
BMKG: Area pencarian AirAsia hari ini berpotensi hujan lebat
Protes keluarga penumpang selama misi pencarian AirAsia