LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kementan Uji Coba Vaksin untuk Berantas Wabah Flu Babi di Sumut

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memastikan wabah African Swine Fever (ASF) atau flu babi hanya terjadi di Provinsi Sumatera Utara. Untuk mengatasinya, pemerintah menyiapkan vaksin yang tengah diujicobakan.

2020-02-20 23:02:00
Kementan
Advertisement

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memastikan wabah African Swine Fever (ASF) atau flu babi hanya terjadi di Provinsi Sumatera Utara. Untuk mengatasinya, pemerintah menyiapkan vaksin yang tengah diujicobakan.

"Jadi masalah flu babi itu hanya ada di Sumatera Utara dan trennya menurun," ucap Syahrul di Serdang Bedagai, Sumut, Kamis (20/2).

Syahrul pun menegaskan tidak ada pemusnahan massal babi di Sumut. Hanya biosekuriti atau upaya mencegah penyebaran virus ASF itu diperketat. "Kita berharap kalau sterilisasinya bisa dilakukan, maka intervensi untuk menghadirkan ternak itu kembali lebih baik, dengan manajemen lebih tertata, tentu saja akan memulihkan kehidupan rakyat peternak itu," sebutnya.

Advertisement

Dia menyatakan, ternak babi di daerah lain di Indonesia masih aman dari wabah ASF. Namun ketika ditanya tentang kematian mendadak ternak babi di Bali, Syahrul tidak menjawab tegas. "Itu case by case. Secara totally enggak ada," ucapnya.

Hingga saat ini belum ada obat untuk penyakit ASF. Terkait ini, Syahrul menegaskan, pemerintah tengah menyiapkan vaksin. "Sekarang vaksin yang kita siapkan secara nasional juga mulai kita temukan dan mulai diujicobakan," sebut mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu.

Data teranyar, wabah ASF di Sumut sudah menyebar di 21 kabupaten/kota di Sumut. Sekurangnya 47 ribu ekor babi mati akibat penyakit ini.

Advertisement

Kematian massal babi di Sumut berdampak besar bukan hanya di sektor pertanian dan perekonomian, tetapi juga lingkungan, sosial dan lainnya. Sejumlah peternak ditengarai membuang bangkai babi itu secara sembarangan dan sempat menjadi masalah di aliran sungai di sejumlah daerah.

Baca juga:
Edy Rahmayadi: Yang Mau Memusnahkan Babi Siapa?
Tolak Pemusnahan Babi, Massa #Savebabi Demo di Kantor DPRD Sumut
Mentan Syahrul Isolasi Kabupaten Terjangkit Wabah Demam Babi Afrika di Sumut
Pemprov Sumut Anggarkan Rp5 Miliar Tangani Wabah Babi
Penertiban Babi Ilegal di Deli Serdang Ricuh, Camat Dikepung Pekerja Peternakan
27.000 Babi di Sumut Mati, Diduga akibat Penyakit

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.