Kematian Marsinah dan misteri petaka di Sidoarjo
PT CPS yang dulu sempat dikaitkan dengan kematian Marsinah pun kini lenyap ditelan lumpur.
Marsinah seorang buruh dibunuh karena memperjuangkan haknya. Pekerja PT Catur Putra Surya ini diculik dan dihabisi secara kejam.
Dia terlihat dalam kondisi hidup saat berpamitan dengan teman-temannya di Desa Siring, Sidoarjo, tanggal 5 Mei 1993 pukul 22.00 WIB.
Mayatnya ditemukan di hutan Dusun Jegong, Desa Wlangan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Kondisinya sangat menyedihkan.
Polisi menyebut Marsinah dihabisi oleh Satpam PT CPS bernama Suwono.
23 Tahun setelah Marsinah tewas, warga masih mengingatnya sebagai kenangan buruk. Mereka tahu Marsinah hilang di Tugu Kuning, sebutan warga untuk Gapura di Desa Siring.
Semenjak itu ibarat kebetulan, bencana terus menimpa wilayah itu. Apakah cuma dikait-kaitkan atau benarkah peringatan Tuhan?
Seperti yang dikatakan Sadeli, warga Desa Jatirejo, sejak kematian Marsinah, pabrik yang di sekitar Desa Siring, Jatirejo, Renokenongo, Sidoarjo, satu persatu tutup.
"Setelah kejadian itu (penculikan dan kematian), banyak pabrik tutup," terang Sadeli, yang pernah bekerja di pabrik rokok wilayah Desa Jatirejo.
Bahkan, sekarang, semua pabrik yang ada di sekitar Desa Siring, Jatirejo, Renokenongo, wilayah Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, menjadi kenangan. Sebab, semua pabrik di sekitar area tersebut hilang, tenggelam.
Luapan lumpur lapindo yang meletus pada 29 Mei 2006 silam merendam habis area tersebut. Hampir semua bangunan tersebut tidak terlihat, hanya lumpur bercampur air sejauh mata memandang.
PT CPS yang dulu sempat dikaitkan dengan kematian Marsinah pun kini lenyap ditelan lumpur. Tragis.
Baca juga:
Ini kronologi hilangnya Marsinah hingga ditemukan tewas
Marsinah, buruh dibunuh gara-gara minta upah naik Rp 550
May Day, buruh Depok tumpengan bareng polisi di mal
Gus Ipul janji tindak perusahaan yang pekerjakan WNA tanpa izin
Muncul lafaz Allah di langit, musik & orasi buruh langsung berhenti
Melihat kondisi pabrik Marsinah, tokoh buruh yang dibunuh di Porong