LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kemarau Panjang, Debit Mata Air PDAM Purbalingga Alami Penurunan 40 Persen

Kondisi di daerah tangkapan air atau catchment area dari tahun ke tahun mengalami penurunan. Selain faktor waktu, penurunan catchment area dipengaruhi faktor lingkungan di sekitarnya.

2019-10-10 23:36:00
Kekeringan
Advertisement

Musim kemarau panjang berdampak pada penurunan debit mata air yang dioperasionalkan oleh PDAM Kabupaten Purbalingga. Penurunan debit antara 40 sampai 50 persen. Selain itu daerah tangkapan air dari tahun ke tahun juga mengalami penurunan karena dipengaruhi faktor lingkungan.

Saat ini, PDAM Purbalingga mengoperasionalkan kurang lebih 15 mata air. Lokasi mata air sebagian besar berada di Kecamatan Bojongsari dan Kecamatan Kutasari.

"Di luar Kecamatan Kutasari dan Bojongsari ada sumber mata air di Kecamatan Rembang dan Kecamatan Karangreja. Itu pun alami penurunan di atas 50 persen," kata Sopandi, Kasubag Transmisi Distribusi pada PDAM Purbalingga, Kamis (10/10).

Advertisement

Kondisi di daerah tangkapan air atau catchment area dari tahun ke tahun mengalami penurunan. Selain faktor waktu, penurunan catchment area dipengaruhi faktor lingkungan di sekitarnya.

"Meskipun sudah ada upaya-upaya seperti penanaman pohon di sekitar sumber mata air secara meningkat tapi tetap saja terjadi penurunan debit air bersih," ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan konsumen, pihak PDAM Purbalingga terus mencari dan menambah sumber mata air di Purbalingga. Namun ada beberapa kendala yang dihadapi. Salah satunya, lahan di sekitar sumber mata air kebanyakan milik perorangan bukan milik Pemkab Purbalingga.

Advertisement

"Kami tetap ingin berusaha bekerjasama dengan Pemdes setempat untuk bisa menguasai sumber yang ada, karena intinya untuk mata air kan harus dikuasai oleh negara dan untuk hajat hidup orang banyak," jelas Sopandi.

Di samping mencari sumber mata air yang debitnya semakin terbatas dan terjadi penurunan, pihaknya akan berinovasi untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat Purbalingga. Salah satunya dengan menggunakan air pompa seperti yang ada di Kecamatan Bukateja dan Kecamatan Kemangkon.

"Mungkin di lain tempat untuk nanti pengembangan jangkauan dengan masyarakat yang belum terlayani itu dengan adanya inovasi air pompa bisa termanfaatkan yakni di Desa Sinduraja dan Pengadegan rencananya seperti itu," pungkasnya.

Baca juga:
Debit Air Kali Bekasi Menurun
Distribusi Air Bersih Terkendala, 95 Desa di Purbalingga Darurat Kekeringan
Kisah Anak di India Harus Naik Kereta Demi Dapatkan Air
Jatim Dilanda Kekeringan, Kapolda, Gubernur, dan Pangdam Gelar Salat Minta Hujan
Pemkab Bogor Anggarkan Dana Rp10 Miliar untuk Pembuatan 40 Sumur Bor
Berharap Hujan, Ribuan Warga Tasikmalaya Salat Istisqa

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.