Kemacetan Parah di Tanjung Priok, Polisi Ungkap Biang Keroknya
Kemacetan panjang yang terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Senin sore dipastikan bukan disebabkan oleh operasional pelabuhan.
Kemacetan panjang yang terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Senin sore dipastikan bukan disebabkan oleh operasional pelabuhan. Hal tersebut disampaikan Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Ginanjar Tejasasmita.
“Kemacetan tersebut bukan berasal dari Pelabuhan Tanjung Priok,” kata Ginanjar dilansir Antara, Senin (25/5/2026).
Menurut dia, kepadatan kendaraan lebih dulu terjadi di Jalan Raya Cilincing dan kemudian berdampak pada arus kendaraan yang keluar dari kawasan Pelabuhan Tanjung Priok melalui Pos 9.
“Kita di pelabuhan hanya terdampak saja,” ujar Ginanjar.
Arus Lalu Lintas Lumpuh hingga Malam
Sebelumnya, akses lalu lintas di Jalan Yos Sudarso menuju kawasan Pelabuhan Tanjung Priok dilaporkan lumpuh total. Ratusan kendaraan terjebak antrean panjang sejak Senin sore hingga menjelang malam hari.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, Rudi Saptari, mengatakan kemacetan dipicu oleh aktivitas sejumlah depo kontainer di kawasan tersebut.
“Kemacetan ini akibat aktivitas depo kontainer di BSA, Temas, dan Seacon,” katanya.
Untuk mengurai kepadatan kendaraan, petugas dari Suku Dinas Perhubungan telah disiagakan di sejumlah titik sejak Senin sore. Pengaturan lalu lintas dilakukan di beberapa ruas jalan yang terdampak kemacetan.
“Petugas sudah di lapangan melakukan pengaturan,” kata Rudi.
Ia menjelaskan, personel ditempatkan mulai dari Jalan Jampea, Jalan Yos Sudarso, TL Permai, Pos 9, TL Kramat, hingga TL Kebon Baru guna membantu memperlancar arus kendaraan di sekitar kawasan pelabuhan.