LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kelompok Milenial Dinilai Akan Dukung Langkah PSI Larang ASN Poligami

Hikam tidak memungkiri, ada resiko bagi PSI akan mengalami kesulitan mendapatkan dukungan dari masyarakat. Untuk itu, dia menyarankan, agar partai yang dipimpin Grace Natalie memberikan penjelasan mengenai langkah pelarangan poligami bagi ASN dan pejabat negara.

2018-12-18 23:00:00
Poligami
Advertisement

Pengamat politik dari Universitas Presiden, Muhammad A S Hikam mengapresiasi langkah politik Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Alasannya karena mereka berani menjanjikan akan melarang aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat berpoligami.

Dia menilai, larangan poligami di kalangan ASN dan pejabat negara adalah salah satu platform politik partai terkait dengan hak asasi kaum perempuan.

"Bagi saya platform politik seperti itu adalah suatu kemajuan besar dalam wacana dan praksis demokrasi di era pasca-reformasi. Terlepas ada yang pro dan kontra terhadap platform tersebut, dalam sistem demokrasi adalah sah-sah saja untuk dikemukakan dan diperjuangkan oleh PSI atau partai politik lainnya," katanya saat dihubungi, Selasa (18/12).

Advertisement

Namun, Hikam tidak memungkiri, ada resiko bagi PSI akan mengalami kesulitan mendapatkan dukungan dari masyarakat. Untuk itu, dia menyarankan, agar partai yang dipimpin Grace Natalie memberikan penjelasan mengenai langkah pelarangan poligami bagi ASN dan pejabat negara.

"Walaupun mayoritas masyarakat Indonesia muslim, belum tentu semuanya pro poligami untuk ASN dan pejabat negara. Toh PSI tidak mengatakan poligami harus dilarang total bagi seluruh ummat Islam," jelasnya.

Dia meyakini, langkah politik yang diambil PSI akan mendapat perhatian dari pemilih perempuan. "Pemilih perempuan, khususnya kelompok milenial akan cenderung mendukung platform tersebut, sehingga target PSI juga harus terarah sehingga bisa lebih efisien dan efektif dalam komunikasi publik," tutup Hikam.

Advertisement

Sebagaimana diketahui, pembahasan poligami kembali muncul ke publik setelah Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menyerukan revisi Undang-undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan terutama terkait dengan poligami. Grace menyatakan partainya tidak akan pernah mendukung praktik poligami.

Dia menegaskan, poligami adalah bentuk ketidakadilan yang dilembagakan oleh negara. Sehingga, UU tersebut harus direvisi agar tidak ada lagi perempuan dan anak-anak yang menjadi korban ketidakadilan.

Baca juga:
PKS Sebut PSI Ingin Cari Sensasi dengan Larang Poligami
MUI Ingatkan Jangan Politisasi Poligami, Bisa Lukai Perasaan Umat Islam
Nasaruddin Umar: Laki-laki Tak Bisa Adil secara Kualitatif, Jadi Jangan Poligami
Farhat Abbas: Keluarkan Saja PSI dari Koalisi Jokowi
Komnas Perempuan Dukung Revisi UU Perkawinan
Komnas Perempuan: Islam Menghargai Perasaan Perempuan untuk Bisa Berpasangan

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.