LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kelakuan Bule di Bali, Marah-Marah saat Diingatkan Jaga Protokol Kesehatan

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Badung, Bali, I Gusti Agung Ketut Suryanegara banyak menerima keluhan dari para pengusaha restoran dan bar di wilayah Kabupaten Badung, khususnya di Kuta, tentang sulitnya menertibkan para warga asing untuk mentaati protokol kesehatan.

2021-01-06 16:08:08
Protokol Kesehatan
Advertisement

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Badung, Bali, I Gusti Agung Ketut Suryanegara banyak menerima keluhan dari para pengusaha restoran dan bar di wilayah Kabupaten Badung, khususnya di Kuta, tentang sulitnya menertibkan para warga asing untuk mentaati protokol kesehatan.

Bahkan kadang-kadang warga asing tersebut malah marah dan ngamuk saat diingatkan untuk menjaga protokol kesehatan.

"Marah-marah, makannya itu kadang-kadang dilema pengusaha. Padahal, begitu masuk mereka semua rata-rata taat. Tapi setelah di dalam sudah mulai (melanggar protokol kesehatan)," kata Suryanegara saat dihubungi, Rabu (6/1).

Advertisement

Dia bersama petugas lainnya sering datang ke tempat-tempat usaha seperti restoran dan bar yang banyak dikunjungi para bule untuk memastikan protokol kesehatan.

"Pertama kesulitan menertibkan masalah tamu. Kadang-kadang mereka kesusahan meminta tamu untuk mentaati protokol kesehatan. Kadang-kadang tamunya marah-marah. Iya itu, resiko seorang pengusaha, mau mengusir susah, mau didiamkan mereka tidak mentaati protokol kesehatan. Seperti itulah," imbuhnya.

Selain itu, keluhan para pengusaha juga banyak bule yang masuk ke restoran dan bar hanya beli bir, air putih dan kopi saja. Tetapi di sana mereka nongkrong sampai lima jam.

Advertisement

"Mereka curhat kepada kita, orangnya banyak tapi yang belanja sedikit. Kadang-kadang, mereka masuk ke tempat hanya beli bir dan air putih saja, bisa lima jam di tempat itu. Sering pengusaha itu mengadu ke kita, tempatnya memang penuh tapi pendapatan sedikit. Iya, itu rata-rata pengusaha-pengusaha yang kita kunjungi dan kedapatan ramai itu," jelasnya.

Ia juga menyampaikan, malah ketika liburan tahun baru 2021 banyak wisatawan domestik yang berani beli banyak dan mereka loyal kepada protokol kesehatan selama liburan di Bali.

"Malah orang yang Indonesia yang sudah balik (liburan) itu kebanyakan mereka yang lebih berani beli ini, beli itu. Lebih loyal tamu Indonesia malahan, lebih gampang komunikasinya dan mereka menyadari situasi dan kondisi. Tapi, kalau bule itu sepertinya tidak percaya adanya Covid-19," jelasnya.

"(Bule) itu beli air putih, bisa sekian jam di tempat itu (nongkrong). Ini kenyataan dan keluhan dari pengusaha-pengusaha memang ramai kelihatan orangnya tapi yang belanja sedikit, paling beli kopi bisa lima jam di tempat sana. (Ada) yang ngamuk lagi. Artinya, rata-rata keluhan pengusaha seperti itu. Setiap pengusaha yang ramai kita kunjungi rata-rata keluhannya sama," ujarnya.

Namun Suryanegara juga memahami, bahwa para warga asing itu berbelanja sedikit karena berhemat selama Pandemi Covid-19 karena masih belum bisa pulang ke negaranya. "Mereka mungkin berhemat, punya uang tapi berhemat karena belum bisa pulang," ujarnya.

Suryanegara meminta para bule tersebut untuk mentaati protokol kesehatan. Karena, selama ini mereka bandel dan pihaknya sudah meminta dukungan kepada para konsulat warga asing itu agar disampaikan untuk taad protokol kesehatan.

"Mungkin ancamannya kalau tidak (mentaati protokol kesehatan) tidak bisa diperpanjang visanya. Dukungan dari konsulat juga artinya sangat penting, karena untuk mengingatkan warga-warganya yang masih ada di Bali ini," ujarnya.

Baca juga:
Banyak Bule di Bali Bandel, Tidak Pakai Masker hingga Langgar Lalu Lintas
542.827 Orang Ditegur karena Tak Patuh Prokes Selama Libur Natal dan Tahun Baru
Jokowi: Kedisiplinan Masyarakat Terhadap Protokol Kesehatan Menurun
Airlangga: Vaksinasi dan Protokol Kesehatan Harus Berjalan Beriringan
Polri Sudah Tindak 27,6 Juta Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19
Meski Ada Vaksin, Mendagri Minta Masyarakat Tetap Patuh Protokol Kesehatan

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.