LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kejiwaan penyerang Aiptu Aris diobservasi

Sampai saat ini, Bahar dirawat di RSUD Abdul Rivai di Tanjung Redeb, Berau, dengan pengawalan ketat dari aparat Polres Berau. Dia menjalani penyembuhan usai timah panas menembus kakinya, saat petugas melumpuhkannya.

2018-08-08 02:30:00
Penyerangan
Advertisement

Kejiwaan Bahar (34), pelaku penimpas parang hingga melukai petugas Provos Polres Gunung Tabur pagi tadi, sedang diobservasi. Meski dikabarkan dia idap gangguan jiwa, hal itu masih perlu dibuktikan pernyataan medis.

Sampai saat ini, Bahar dirawat di RSUD Abdul Rivai di Tanjung Redeb, Berau, dengan pengawalan ketat dari aparat Polres Berau. Dia menjalani penyembuhan usai timah panas menembus kakinya, saat petugas melumpuhkannya.

"Ya, pelaku masih dirawat di rumah sakit (RSUD Abdul Rivai), sambil observasi kejiwaannya," kata Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono, dikonfirmasi merdeka.com, Senin (7/8) petang.

Advertisement

Dari tangan pelaku Bahar, polisi mengamankan barang bukti berupa parang, yang digunakan pelaku menimpas Aiptu M Aris. Parang itu sendiri berhasil direbut warga, yang emosi dengan ulah Bahar. "Barang bukti parang sudah diamankan tadi," ujar Sigit.

Meski punya catatan gangguan kejiwaan, namun polisi tidak ingin gegabah. "Yang bisa menyatakan gangguan kejiwaan itu kan dari rumah sakit. Intinya bahwa, bicara gangguan kejiwaan itu dari medis. Yang jelas, ada orang mengamuk seperti itu, ya kita amankan," sebutnya.

"Ketika membahayakan nyawa orang lain, tindakan yang harus diambil adalah tindakan yang terukur," tambah Sigit.

Advertisement

Terkait adanya dugaan seorang warga mengidap gangguan kejiwaan dan membahayakan nyawa warga, diharap segera disampaikan ke petugas. "Budayakan saling berkomunikasi. Bisa ke RT, juga ke Bhabinkamtibmas. Kan di masyarakat juga ada budaga siskamling, kita bangun budaya gotong royong," imbuh Sigit.

Diketahui, Bahar, warga Gunung Tabur sekira pukul 07.00 WITA pagi tadi, diamankan kepolisian, setelah dia mengamuk menggunakan parang dan merusak kaca ruangan Mapolsek Gunung Tabur pagi tadi. Tidak hanya itu, dia juga melukai personil Provos Polsek Gunung Tabur Aiptu M Aris. Akhirnya, Bahar dilumpukan dengan timah panas, dan diringkus warga yang emosi.

Baca juga:
Terkena parang pria ngamuk di Polsek Gunung Tabur, Aiptu Aris luka di paha
Bawa parang, pria mengamuk di Polsek Gunung Tabur dan lukai anggota polisi
Motif kelompok pemuda serang warga di Bekasi karena rebutan perempuan
3 Pemuda dibacok sekelompok orang di Bekasi
Penerobos Mapolres Indramayu sudah ditangkap, diduga pasangan suami istri
Ngopi di warung burjo, pelajar di Yogyakarta dibacok & HP dirampas gerombolan pemotor

(mdk/rzk)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.