Kejar pelanggar, sepeda motor Polantas dibakar massa di Bireuen
Polisi membela diri menyatakan mengejar mobil menerobos lampu merah karena mencurigakan.
Warga di Desa Cot Masjid, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, membakar sepeda motor milik anggota Satlantas Polres Bireuen, di jalan lintas Bireuen-Takengon, Selasa (2/2). Kejadian ini bermula saat sebuah mobil pikap Suzuki Carry, melarikan diri dari kejaran anggota Lantas Polres Bireuen setelah menerobos lampu merah.
Saat tiba di desa tersebut, mobil itu mengalami tabrakan mengakibatkan dua orang meninggal. Melihat kejadian itu, massa langsung tersulut emosi dan lantas membakar sepeda motor milik anggota Lantas Polres Bireuen yang mengejar mobil itu. Dua anggota Lantas Polres Bireuen yang mengendarai sepeda motor itu langsung diamankan oleh anggota Polres lainnya, yang tiba di lokasi tak berselang lama setelah kejadian.
Akibat dari tabrakan terjadi sekitar pukul 13.15 WIB, seorang warga Mee Teungoh, Juli, Bireuen, Tarmizi (38), dan keponakannya, Amanda Safita (8), tewas di tempat. Sedangkan dua orang lagi, Syuhada (8), dan Suci Salsabila, kritis di Rumah Sakit BMC Bireuen.
Mengetahui ada kejadian itu, Kapolres Bireuen, AKBP M Ali Khadafi, langsung menuju ke lokasi kejadian. Menurutnya, pengejaran ini dilakukan karena mobil Suzuki Carry itu menerobos lampu merah dan petugas curiga sehingga mengejarnya.
"Lantaran curiga anggota langsung melakukan pengejaran," kata Ali.
Kendati demikian, Ali berjanji akan memproses kejadian ini. Termasuk akan memeriksa kedua anggota yang melakukan pengejaran tersebut.
"Kalau nanti keduanya ternyata membuat kesalahan, maka proses hukum tetap kita lakukan," tutup Ali.
Baca juga:
Berani todong polisi, 3 perampok di Purwakarta keok dihajar
Pemotor ditilang gara-gara tas, ini penjelasan Polda Jawa Barat
Bawa tas, pemotor ini ditilang polisi Cirebon & dimintai Rp 250 ribu
Syahrul Yasin Limpo minta polisi kawal megaproyek di Sulsel
Kena tilang di Jakarta Barat, bisa bayar denda lewat online
Polisi Palmerah tahan anggota TNI yang ngotot tak mau ditilang