LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kecam korupsi massal di Jatim, mahasiswa kepung gedung DPRD

Mahasiswa dari Universitas Brawijaya (UB) Malang ini juga merinci sejumlah kasus korupsi yang terjadi di Jawa Timur. Seperti kasus suap bupati Tulungagung, wali kota Blitar, wali kota Batu, kasus gratifikasi bupati Mojokerto, korupsi berjamaah 41 anggota DPRD Malang dan wali kotanya.

2018-09-21 18:36:25
Demo Mahasiswa
Advertisement

Angka korupsi di Jawa Timur cukup tinggi. Dari catatan Indonesia Corruption Watch (ICW), provinsi paling timur Pulau Jawa ini menjadi 'gudang' kasus korupsi di Tahun 2017 hingga 2018.

Di sepanjang 2017, setidaknya dari 19 kali operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terdapat 72 tersangka. Belum lagi penemuan sekitar 2.357 PNS yang melakukan tindak pidana korupsi.

Kondisi inilah yang kemudian membuat elemen mahasiswa di Jawa Timur resah. Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi di Gedung DPRD Jawa Timur, Jalan Indrapura, Surabaya, Jumat (21/9).

Advertisement

Para mahasiswa dari berbagai daerah di Jawa Timur ini mengingatkan kepada seluruh anggota dewan tentang tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat. Bukan malah terlibat korupsi. "Di Jawa Timur ini gudangnya korupsi. Angka korupsinya sangat tinggi," kata Koordinator Aksi, Novi.

Mahasiswa dari Universitas Brawijaya (UB) Malang ini juga merinci sejumlah kasus korupsi yang terjadi di Jawa Timur. Seperti kasus suap bupati Tulungagung, wali kota Blitar, wali kota Batu, kasus gratifikasi bupati Mojokerto, korupsi berjamaah 41 anggota DPRD Malang dan wali kotanya.

Kemudian korupsi Jembatan Kedung Kandang hingga kasus mega korupsi dana hibah Rp 277 miliar P2SEM (Program Penangan Sosial Ekonomi Masyarakat) yang sejak 2008 hingga 2018 belum tuntas.

Advertisement

Seperti diketahui, kasus P2SEM yang diduga melibatkan seluruh anggota DPRD Jawa Timur periode 2004-2009 ini sempat terhenti pasca-otak pelakunya, dr Bagoes Soetjipto Soeljoadikoesoemo kabur pada medio 2010 dan berhasil ditangkap di Malaysia pada Desember 2017.

Sementara Ketua DPRD Jawa Timur periode 2004-2009, almarhum Fathorrosjid dan sejumlah orang lainnya sudah menjalani masa hukuman.

Setelah terhenti beberapa tahun dan berhasil menangkap dr Bagoes yang buron sejak 2010 di Malaysia pada Desember 2017, penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur kembali membuka kasus P2SEM ini. Namun hingga hari ini, mereka belum berhasil menuntaskan kasus tersebut.

"Jangan sampai mereka di sini (DPRD Jatim) hanya untuk popularitas, hanya untuk gensi tanpa melakukan pembenahan," teriak Novi dalam orasinya.

Para mahasiswa yang melakukan orasi secara bergantian ini juga mengaku mengutuk keras ulah para koruptor di Jawa Timur. "Mahasiswa Jatim mengutuk keras pejabat-pejabat yang terlibat korupsi," teriak orator lainnya.

Yang jelas, lanjutnya, gedung dewan adalah tempat menerima aspirasi rakyat. "Bukan sarang koruptor!," tegas orator asal mahasiswa Madura yang menginginkan masuk gedung bertemu para anggota dewan.

Para pendemo juga menyesalkan putusan Mahkama Agung (MA) yang mengizinkan mantan koruptor kembali nyaleg di 2019. "Kemarin MA memutuskan menerima pencalonan eks koruptor. Bagaimana kita bisa memperbaiki negeri ini?," sesalnya.

"Sebentar lagi akan ada Pilpres, sebentar lagi ada Pileg, kita ingatkan pada anggota dewan, mereka adalah wakil rakyat, bukan penghisap uang rakyat," tegas si orator mengingatkan.

Para mahasiswa yang tidak diberi izin bertemu dengan anggota dewan dengan alasan Ketua DPRD Jawa Timur, Abdul Halim Iakandar tengah berada di luar dan ada rapat paripurna, ini terus berorasi di depan gedung yang dijaga ketat aparat kepolisian dari Polrestabes Surabaya.

Selain orasi bergantian, mereka juga mengucapkan Sumpah Rakyat bersama-sama dilanjutkan menyanyikan lagu Darah Juang. Mereka juga mengucapkan yel-yel perjuangan sembari memaki para koruptor dengan makian khas Suroboyoan.

Baca juga:
Bongkar skandal korupsi P2SEM, Kejati Jatim minta bantuan PPATK
Pemeriksaan 15 eks DPRD Jatim terkait P2SEM tuntas, belum ada tersangka baru
Kasus skandal P2SEM berlanjut, anggota DPR ikut diperiksa Kejati Jatim
Cari tersangka baru kasus P2SEM, Kejati Jatim akan panggil 15 anggota DPRD
KPK tetapkan dua kepala dinas Pemprov Jatim tersangka suap
Kasus suap DPRD Jatim, eks Kadis Pertanian divonis 1 tahun 4 bulan penjara

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.