Kebun Binatang Bandung didesak benahi kandang satwa
Banyak fasilitas di Kebun Binatang Bandung sudah dianggap tidak layak.
Kebun Binatang Bandung didesak membenahi sarana satwa yang ada saat ini. Kondisi kandang selama ini digunakan dinilai sudah banyak kerusakan sehingga berdampak pada satwa koleksi.
Sekretaris Jendral Persatuan Kebun Binatang Seluruh Indonesia (PKBSI), Sony Sumampau, meminta pada pengelola melakukan perbaikan kandang dalam waktu tiga bulan ke depan.
"Memang harus ada segera perbaikan-perbaikan beberapa sarana kandang, akibat becek dan kelembapan tinggi, menyebabkan banyak permasalahan," kata Tommy di Kebun Binatang Bandung, Kamis (19/5).
Adapun dari segi kesehatan, pengelola Kebun Binatang bisa dikategorikan tidak begitu buruk. "Dari sisi kesehatan tidak ada masalah. Tidak menakutkan untuk bisa menularkan," ujar Tommy.
Tommy melanjutkan, pasca kematian Gajah Sumatera bernama Yani pada Rabu (11/5) lalu memang membetot perhatian banyak pihak. Banyak yang menduga kematian Yani karena kelalaian pengelola, lantaran tidak memperhatikan aspek kesehatan.
Kematian Yani menurutnya bisa dijadikan evaluasi menyeluruh, karena informasi matinya Yani terdengar juga sampai mancanegara.
"Kita terima kasih ke wali kota atas perhatiannya. Begitu serius tentang sikon kebun binatang. Kalau beliau tidak begitu (reaktif), mungkin banyak yang tidak tahu. Tersebarlah berita ini, bisa dikatakan mendunia. Sehingga kami diminta oleh perhimpunan kebun binatang sedunia untuk coba membantu," tambah Tommy.
Baca juga:
Rentan penyebaran virus gajah, Bonbin Bandung diminta tutup
Pengelola sebut tak kurang duit, tapi gajah Yani mati tak terurus
Ini pelanggaran yang dilakukan Kebun Binatang Bandung
Tak puas koar-koar di medsos, Ridwan Kamil larang warga ke bonbin
Poin-poin pelanggaran yang dilakukan Kebun Binatang Bandung
Cegah kasus Gajah Yani terulang, Aher minta BUMD tata bonbin Bandung