LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kebakaran lahan di Sampit mulai resahkan warga, pagi hari asap sudah menebal

Seperti hari ini, di jam 06.00 WIB, saat warga mulai beraktivitas dan pelajar berangkat ke sekolah, asap terlihat lebih tebal dibandingkan pada Rabu (23/8) kemarin. Asap juga berbau gosong sehingga sangat mengganggu pernapasan. Ditambah lagi, jarak pandang seperti perairan Sungai Mentaya dan jalan darat mulai terganggu

2018-08-23 08:03:00
Kebakaran Hutan
Advertisement

Asap akibat kebakaran lahan di kawasan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mulai membuat warga resah dan khawatir. Sebagai upaya pencegahan terserang dari ISPA, masyarakat menggunakan masker.

"Saya khawatir anak saya sakit karena terhirup asap. Ini saja, dia mulai flu, makanya kami mulai menggunakan masker saat berangkat ke sekolah karena kalau pagi hari asapnya agak tebal," kata Maria, warga Sampit. Demikian dikutip dari Antara, Kamis (23/8).

Seperti hari ini, di jam 06.00 WIB, saat warga mulai beraktivitas dan pelajar berangkat ke sekolah, asap terlihat lebih tebal dibandingkan pada Rabu (23/8) kemarin. Asap juga berbau gosong sehingga sangat mengganggu pernapasan. Ditambah lagi, jarak pandang seperti perairan Sungai Mentaya dan jalan darat mulai terganggu.

Advertisement

Di Jalan Baamang I dan Usman Harun yang merupakan kawasan bantaran sungai, serta Jalan Achmad Yani, Tjilik Riwut dan Sudirman yang merupakan kawasan pusat kota, asap terlihat mulai menebal.

Kondisi terkini, kebakaran lahan masih terjadi di sekitar pusat kota Sampit dan kecamatan di luar kota. Meski di beberapa titik api sudah terlihat padam, namun sebenarnya api masih membakar.

Mencegah tabrakan saat berkendara, warga sengaja tetap menyalakan lampu kendaraan agar terlihat oleh pengendara lainnya. Warga juga mengurangi laju kendaraan untuk mencegah kecelakaan.

Advertisement

"Mudah-mudahan saja kebakaran lahan bisa segera diatasi sehingga asap tidak semakin parah. Saya khawatir kabut asap parah seperti pada 2015. Kasihan anak-anak kita," kata Lia, warga lainnya.

Sementara itu, asap yang mulai menebal menimbulkan keprihatinan sejumlah pihak. Karang Taruna Kabupaten Kotawaringin Timur mulai membagikan masker melalui anggota mereka, meski stok yang dimiliki cukup terbatas.

"Saya membagikan kepada pelajar yang naik bus sekolah. Usia pelajar sangat rentan sakit akibat asap, makanya mereka harus kita prioritaskan," kata Rahmat Hidayat, pengurus Karang Taruna Kotawaringin Timur.

Sementara itu, sekitar pukul 07.00 WIB, kepekatan asap mulai berkurang. Tiupan angin mampu mengurangi ketebalan asap. Masyarakat berharap kebakaran lahan dan asap bisa segera diatasi.

Baca juga:
Kebakaran hutan dan lahan di Kalbar semakin parah, total 1.000 hektare hangus
Pemerintah diingatkan tanggulangi kebakaran hutan bukan karena Asian Games saja
Hutan di Gunung Lawu terbakar, jalur pendakian ditutup
Warga Pontianak salat Idul Adha di tengah kepungan kabut asap
BNPB: Kalimantan jadi titik utama rawan terjadinya karhutla
Pelaku pembakaran lahan di Dumai ditangkap
Dampak Karhutla di Pontianak, kabut asap terus turunkan jarak pandang

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.