BNPB: Kalimantan jadi titik utama rawan terjadinya karhutla
Merdeka.com - Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, ada beberapa daerah yang dianggap menjadi titik rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Setidaknya ada sekitar tujuh daerah yang dianggap rawan terjadinya karhutla.
"Daerah rawan kebakaran hutan di Sumatera, Kalimantan terutama di Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan itu daerah langganan kebakaran hutan," katanya di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Selasa (21/8).
Dia mengungkapkan, BNPB bersama dengan instansi lain dan satgas terpadu yang terdiri dari satgas udara maupun darat masih memantau daerah rawan karhutla. Dia menilai masyarakat di Kalbar masih banyak yang membakar hutan.
Titik rawan terjadinya karhutla itu merupakan daerah gambut dan kering yang sulit untuk dipadamkan jika terjadi kebakaran. Akibat dari karhutla, sebanyak empat orang meninggal dunia akibat terlalu sering menghirup asap dari karhutla yang menimbulkan sesak napas.
"Kebakaran hutan di Kalbar ada empat orang meninggal dunia. Mereka juga ditemukan di rumah yang ada di sana. Sebelumnya tanggal berapa saya lupa itu satu orang meninggal dunia, dua orang luka-luka akibat kegiatan membakar kebun dan menyambar tempat pondokannya membuat 1 orang meninggal dan dua orang kritis terjadi di Kalimantan Barat," ungkapnya.
Oleh karena, Sutopo mengungkapkan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan penanganan dengan cara membuat hujan buatan untuk setidaknya mengurangi terjadinya karhutla.
Sebelumnya, karhutla di Kalimantan Barat sampai saat ini semakin meluas. Karena total sudah ada empat kota dan kabupaten yang terkena dampak tersebut. Dalam hal ini, polisi telah menangkap 5 orang pelaku.
"Lima orang pelaku karhutla telah kita amankan. Saat ini dalam proses penyidikan, dua di antaranya berkasnya sudah P-21 dan segera barang bukti dan tersangka kita limpahkan ke kejaksaan," kata Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Didi Haryono melalui keterangan tertulis, Selasa (21/8). (mdk/fik)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya