Kebakaran Hutan Meluas, BMKG Deteksi 126 Titik Panas di Riau
Analisis BMKG stasiun Pekanbaru Sanya Gautami menyebutkan, pagi ini asap pekat hanya terpantau di Kabupaten Pelalawan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru mendeteksi ada 126 hotspot atau titik panas di Riau. Dari jumlah itu, terdapat 82 titik api terindikasi dari kebakaran hutan dan lahan yang meluas hingga hari ini, Kamis (1/8).
Akibatnya, kabut asap semakin pekat menyelimuti sebagian wilayah Riau. Jarak pandang paling pendek berada di Pelalawan, yakni hanya 800 meter. Sedangkan Pekanbaru, jarak pandang 4 kilometer.
Analisis BMKG stasiun Pekanbaru Sanya Gautami menyebutkan, pagi ini asap pekat hanya terpantau di Kabupaten Pelalawan.
"Ada 126 titik panas tersebar di 9 daerah di Provinsi Riau. Titik paling banyak di Pelalawan," kata Sanya.
Sanya merincikan, adapun hotspot itu tersebar di Bengkalis 4 titik, Kampar 3 titik, Dumai 3 titik, Pelalawan 51 titik, Rokan Hilir 13 titik, Rokan Hulu 1 titik, Siak 7 titik, Indragiri Hilir 35 titik dan Indragiri Hulu 9 titik.
"Dari jumlah tersebut 82 titik merupakan titik api akibat kebakaran hutan dan lahan. Karena ke 82 titik tersebut memiliki level konfidence di atas 70 persen," jelasnya.
Dia menyebutkan, 82 titik tersebut adalah Bengkalis 2 titik, Kampar 2 titik, Pelalawan 39 titik, Rokan Hilir 9 titik, Rohul 1 titik, Siak 3 titik, Indragiri Hilir 16 titik dan Inhu 7 titik.
Baca juga:
Banyak Hutan dan Lahan di Riau Terbakar, Gubernur Sebut Belum Mengkhawatirkan
Petugas Kesulitan Padamkan Kebakaran Hutan di Pelalawan
Kebakaran Lahan di Riau, 5 Perusahaan Dinyatakan Lalai
Pagi ini, Kota Pekanbaru Berada Dalam Kepungan Kabut Asap
Pemadaman Kebakaran Lahan di Riau Terkendala Karena Sumber Air Mengering
35 Titik Panas Muncul di Riau, Terindikasi Kebakaran Lahan