Kebakaran hutan dan lahan di Kalbar semakin parah, total 1.000 hektare hangus
Provinsi Kalimantan Barat terus didera kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Luasan areal gambut yang hangus sudah mencapai sekitar 1.000 hektare dari total 1,7 juta hektare. Satwa liar, seperti ular dan lainnya mati terpanggang.
Provinsi Kalimantan Barat terus didera kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Luasan areal gambut yang hangus sudah mencapai sekitar 1.000 hektare dari total 1,7 juta hektare. Satwa liar, seperti ular dan lainnya mati terpanggang.
Kalimantan Barat, memiliki 2 struktur lahan mineral dan gambut. Sekitar 1,7 juta lahan gambut, tersebar di lima kabupaten seperti Kubu Raya yang berbatasan dengan Pontianak, kemudian Ketapang, Kapuas Hulu, Landak dan Sintang.
"Itu wilayah penyumbang kebakaran lahan. Dan sudah ada empat orang meninggal," kata Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Didi Haryono kepada wartawan di Pontianak, Rabu (22/8).
Didi menerangkan, saat ini sudah ada sekitar 1.000 hektare lahan gambut yang terbakar. Namun demikian, dia meminta masyarakat melihat dari dampak yang ditimbulkan. "Yang lahan (terbakar) yang ada ini, 1.000 hektare dari luasan 1,7 juta hektare itu. Tapi, dampaknya yang harus kita lihat," ujar Didi.
Saat ini, kata dia, memang aktivitas penerbangan di Bandara Supadio Pontianak, memang masih bisa berjalan seperti biasa. Namun demikian, harus menjadi perhatian agar kabut asap tidak sampai mengganggu penerbangan.
"Untuk penerbangan, visibility atau jarak minimal 1 kilometer. Itu harus kita jaga, karena ketika bandara terganggu, kegiatan ekonomi juga terganggu," ungkapnya.
Didi mengingatkan warga, agar mawas diri dengan lingkungan sekitar. "Ada yang melihat warga membakar, harus dilarang. Dari kajian pakar gambut, sampai kedalaman 10 meter, masih ada api. Bara di bawah itu, itulah yang mengakibatkan asap," terang Didi.
"Saat ini, semua pihak kerja sama. Ada delapan helikopter water bombing, juga TNI, Manggala Agni, BPBD dan swasta. Warga masyarakat juga, dengan alat seadanya memadamkan api agar tidak melebar. Saat ini, semua unsur terlibat," jelas Didi.
Sementara itu, siang tadi, kebakaran lahan di antaranya terjadi di kawsan Usu Kamang di Parit Tokaya, Pontianak. Satwa liar seperti ular pun mati terpanggang. Karhutla juga mengakibatkan warga diungsikan oleh relawan kebencanaan siang tadi, lantaran mengalami sesak napas usai menghirup kabut asap disertai bara yang beterbangan.
Baca juga:
Pemerintah diingatkan tanggulangi kebakaran hutan bukan karena Asian Games saja
Hutan di Gunung Lawu terbakar, jalur pendakian ditutup
Warga Pontianak salat Idul Adha di tengah kepungan kabut asap
BNPB: Kalimantan jadi titik utama rawan terjadinya karhutla
Pelaku pembakaran lahan di Dumai ditangkap