Kebakaran di Jembatan Besi Tambora hanguskan 35 rumah
Djaharuddin menjelaskan, pihaknya sudah memberikan bantuan makanan untuk warga yang kehilangan tempat tinggalnya. Nantinya, pihak kecamatan akan mendirikan posko dapur umum untuk menyediakan makanan kepada warga selama beberapa hari.
Sebanyak 35 rumah hangus di kelurahan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat akibat kebakaran yang terjadi Minggu (1/4) malam. Api diduga berasal dari salah satu rumah yang dijadikan konveksi.
"Kita masih menghitung, namun perkiraan korban kebakaran ada 150 jiwa, 50 kepala keluarga, dan 35 rumah hangus terbakar," kata Camat Tambora Djaharuddin, Senin (2/4).
Djaharuddin menjelaskan, pihaknya sudah memberikan bantuan makanan untuk warga yang kehilangan tempat tinggalnya. Nantinya, pihak kecamatan akan mendirikan posko dapur umum untuk menyediakan makanan kepada warga selama beberapa hari.
"Kalau sarapan sudah dibagikan. Nanti akan dibuat dapur umum karena korban lebih dari seratus," ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Tambora Kompol Slamet menerangkan, 35 rumah yang terbakar dari RT01 RW06, dan RT01 RW09. Polisi menyebut dugaan sumber api dari usaha konveksi karena arus pendek.
"Api pertama kali ada dari rumah yang memiliki usaha konveksi bernama Akiat," ujarnya.
Meskipun demikian, ia mengaku hingga kini masih dalam penyelidikan atas kebakaran itu.
"Kita masih perlu melakukan penyelidikan lebih dalam lagi guna memastikan api itu muncul di rumah konveksi atau tidak," ujarnya.
Baca juga:
Gubernur Kemerovo mengundurkan diri usai peristiwa kebakaran mal
Kapal terbakar di teluk Balikpapan, dua orang masih hilang
Polisi dalami penyebab kapal bermuatan solar terbakar di Balikpapan
Kapal angkut WN China terdampak kebakaran di Balikpapan hendak berlayar ke Malaysia
Ini jawaban Pertamina soal kapal bermuatan solar terbakar di Balikpapan
20 WNA Tiongkok dievakuasi usai LCT terbakar di laut Balikpapan