Gubernur Kemerovo mengundurkan diri usai peristiwa kebakaran mal
Merdeka.com - Gubernur Kemerovo Aman Tuleyev mengundurkan diri setelah peristiwa kebakaran tragis di sebuah mal yang mengakibatkan 64 orang tewas, termasuk anak-anak.
Menurut kantor pers pemerintah daerah setempat, Tuleyev telah menjabat sebagai gubernur regional sejak 1997 itu, menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada Presiden Rusia Vladimir Putin. Gubernur yang terpilih empat kali tersebut seharusnya mengakhiri masa jabatannya pada 2020.
Tuleyev mengatakan ini adalah keputusan yang tepat. "Saya percaya itu benar, masuk akal, satu-satunya keputusan yang benar, karena itu mustahil, secara moral tidak mungkin untuk memegang jabatan gubernur dengan beban berat seperti itu," katanya dalam sebuah video, sepeti dilansir dari Russia Today, Minggu (1/4).
"Saya telah melakukan semua yang saya bisa," kata Tuleyev. "Saya telah bertemu keluarga almarhum, saya telah mencoba menyelesaikan masalah bantuan. Sekali lagi, saya meminta maaf yang mendalam. Tetapi kita harus terus hidup. Hiduplah untuk menjaga kenangan orang-orang yang telah hilang".
Presiden Rusia Vladimir Putin telah menerima pengunduran diri dari Tuleyev dan menandatangani sebuah dekrit yang memberikan penghentian lebih awal atas otoritasnya. Sergey Tsivilev yang menjabat sebagai Wakil Gubernur Kemerovo, telah ditunjuk untuk menggantikan Tuleyev.
Kebakaran tragis terjadi pada 25 Maret lalu, gelombang protes di Kemerovo dan di seluruh Rusia. Orang-orang berunjuk rasa menuntut keadilan bagi para korban dan keluarga mereka, menyerukan pengunduran diri otoritas regional sebagai pihak yang paling bertanggung jawab.
(mdk/frh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya