LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kasus suap PLTU Riau-1, Idrus Marham kembali diperiksa KPK

Mensos Idrus Marham akan menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mantan Sekjen Partai Golkar itu akan dimintai keterangan untuk ketiga kalinya untuk melengkapi berkas penyidikan mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dalam kasus suap PLTU Riau-1.

2018-08-15 08:49:17
Suap Proyek PLTU Riau
Advertisement

Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham akan menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar itu akan dimintai keterangan untuk ketiga kalinya untuk melengkapi berkas penyidikan mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dalam kasus suap PLTU Riau-1.

"Idrus Marham kembali dijadwalkan sebagai saksi dalam kasus suap PLTU Riau-1," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (15/8/2018).

Ini merupakan pemeriksaan ketiga kalinya terhadap Idrus Marham. Idrus sempat diperiksa dalam kasus ini pada 19 dan 26 Juli 2018. Saat itu, Idrus ditelisik soal aliran dana dan pertemuannya dengan dua tersangka.

Advertisement

Dalam kasus ini, KPK baru menetapkan mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan pengusaha Johanes B Kotjo selaku pemilik Blackgold Natural Resources Limited sebagai tersangka. Eni diduga menerima suap sebesar Rp 4,8 miliar dari Johanes secara bertahap.

Proyek PLTU Riau-I sendiri masuk dalam proyek 35 ribu Megawatt yang rencananya bakal digarap Blackgold, PT Samantaka Batubara, PT Pembangkit Jawa-Bali, PT PLN Batubara dan China Huadian Engineering Co. Ltd.

KPK sudah memeriksa sejumlah saksi dalam kasus dugaan suap ini, mereka di antaranya Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir, serta Direktur Utama PT Pembangkitan Jawa-Bali Investasi Gunawan Y Hariyanto. Kemudian Direktur Utama PT Pembangunan Jawa Bali (PJB) Iwan Agung Firstantara dan Direktur Utama PT Samantaka Batubara Rudi Herlambang.

Advertisement

Pemeriksaan terhadap mereka untuk mendalami kongkalikong PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) dengan petinggi PT PLN terkait penunjukan langsung perusahaan Blackgold, PT Samantaka Batubara, PT Pembangkit Jawa-Bali, PT PLN Batubara dan China Huadian Engineering Co. Ltd menjadi satu konsorsium yang menggarap proyek tersebut.

Apalagi, dari balik jeruji besi, Eni Saragih sempat mengungkap peran Sofyan Basir dan Kotjo sampai PT PJB menguasai 51 persen asset. Nilai asset itu memungkinkan PT PJB menunjuk langsung Blackgold sebagai mitranya.

Pada Januari 2018, PJB, PLN Batu Bara, BlackGold, Samantaka, dan Huadian menandatangani Letter of Intent (LoI) atau surat perjanjian bisnis yang secara hukum tak mengikat para pihak. LoI diteken untuk mendapatkan Perjanjian Pembelian Tenaga Listrik (PPA) atas PLTU Riau-1. Samantaka rencananya akan menjadi pemasok batu bara untuk PLTU Riau-1.

Reporter: Fachrur Rozie

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Terkait suap, pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited diperiksa KPK
Kasus suap PLTU Riau-1, Idrus Marham kembali diperiksa KPK
Kasus PLTU Riau-1, KPK periksa bos PT PJB sebagai saksi Eni Maulani
KPK kembali periksa Dirut PT PJB terkait suap proyek PLTU Riau-1
Dalami kasus suap proyek PLTU, KPK sita HP Dirut PLN Sofyan Basir

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.