LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kasus Penganiayaan, Politisi PPP DPRD Jember Dihukum 1 Bulan Penjara

Dengan demikian, Imron tidak perlu lagi menjalani hukuman pasca vonis majelis. Sebab, di awal persidangan, ia sudah menjalani masa penahanan selama persis satu bulan.

2021-08-07 00:12:29
PPP
Advertisement

Pengadilan Negeri (PN) Jember akhirnya menjatuhkan vonis hukuman penjara 1 bulan kepada politikus PPP, Imron Baihaqi. Sidang digelar secara daring dan kedua belah pihak tidak mengajukan banding atas putusan majelis hakim tersebut.

“Karena itu putusan itu sudah bersifat inkracht dan telah dieksekusi,” tutur Agus Budiarto, juru bicara dan Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember saat dikonfirmasi Merdeka.com pada Jumat (06/08).

Dengan demikian, Imron tidak perlu lagi menjalani hukuman pasca vonis majelis. Sebab, di awal persidangan, ia sudah menjalani masa penahanan selama persis satu bulan.

Advertisement

“Atas perintah majelis hakim, saat itu terdakwa ditahan di Lapas Kelas IIA Jember terhitung sejak 9 Juni hingga 8 Juli 2021,” papar Agus.

Kasus yang mendera Imron bermula ketika ia mengantar rekannya untuk pulang di Perumahan Bernady Land di Kelurahan Slawu, Kecamatan patrang pada hari Minggu (31/01) malam. Saat itu, Imron disebut mengemudi mobil dengan kecepatan agak tinggi di dalam perumahan.

Sehingga ketika akan keluar dari pintu gerbang perumahan, politikus 37 tahun ini ditegur oleh Dodik Wahyu Rianto yang juga ketua RT setempat.

Advertisement

Imron lantas keluar dari mobil dan sempat terjadi ketegangan di antara keduanya. Adegan ketika Imron mendorong bahu Dodik, lantas terekam kamera warga dan sempat viral. Keesokan harinya, Dodik melaporkan Imron ke Polsek Patrang.

Kepada awak media, Imron menyampaikan penyesalan dan permohonan maafnya. Salah satu anggota DPRD Jember termuda ini mengaku sedang terburu-buru karena mendapat kabar bahwa ayahnya sakit dan harus dilarikan ke rumah sakit. Pasca kejadian itu, Imron sudah beberapa kali mendatangi pelapor untuk meminta maaf. Namun kasus ini rupanya tetap berlanjut ke persidangan.

Imron juga telah mendapat sanksi teguran dari partainya. Ia juga telah dicopot dari jabatan sebagai Ketua Gerakan Pemuda Kabah (GPK) Jember.

Baca juga:
Berawal dari Cekcok, Istri Pukul Kepala Suami Pakai Kayu di Bengkulu Selatan
Ditetapkan Tersangka, Sekuriti Pemukul Warga Saat Minta Surat Vaksin di GBK Ditahan
Marah Istri Digoda, Pria di Cilacap Aniaya Tetangga Hingga Tak Sadarkan Diri
Baru Menikah, Pasangan Suami Istri Aniaya Sopir dan Bawa Kabur Taksi Online
Kronologi Warga Dianiaya Sekuriti Saat Minta Surat Keterangan Vaksinasi di GBK
Polisi Periksa 3 Sekuriti GBK soal Ricuh Penganiayaan Warga Minta Surat Vaksinasi

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.